Rights Issue Tuntas, Kendali Kasikorn Naik Jadi 81,84% Saham Bank Manspion (BMAS)
JAKARTA, investortrust.id – Kasikorn Vision Financial Company Pte Ltd (KVX) dan anak usahanya menuntaskan eksekusi penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) III PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS).
Manajemen BMAS dalam pernyataan resminys menyebutkan usai eksekusi saham tersebut, jumlah saham BMAS yang digenggam Kasikorn bertambah dari 67,68% menjadi 81,84% saham.
Baca Juga
Bank Maspion (BMAS) Rights Issue Rp 3,5 Triliun, Pengendali KVF Jadi Pembeli Siaga
BMAS sebelumnya mengumumkan menawarkan sebanyak 9,48 miliarsaham baru atau sebesar 52,38% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah terlaksananya PMHMETD III.
Setiap pemegang 100 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 1 November 2023 pukul 16.00 WIB berhak atas 110 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp370 per saham.
Sementara, jumlah dana yang akan diterima perseroan dari HMETD III ini adalah sebesar Rp3,5 triliun. Saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan HMETD III ini merupakan saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan BEI.
Baca Juga
Kasikorn juga sebelumnya mengumumkan bahwa pihaknya menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang diterimanya sebanyak 6,23 miliar. Saham HMETD yang diterima Kaskorn itu berasal dari pelaksanaan HMETD sesuai dengan porsi kepemilikannya sebanyak 5,92 miliar saham. Selain itu, saham HMETD yang diterima dari hasil pengalihan sebagian HMETD milik Kasikorn Bank atau KBank sebanyak 307,26 juta.
Sementara itu, saham BMAS hari ini ditutup anjlok dari Rp 775 menjadi Rp 700. Bahkan, penurunan saham BMAS telah terjadi sejak 3 November 2023 dari level Rp 1.110 hingga mencapai Rp 700 pada penutpan perdagangan saham Senin (13/11/2023).

