IHSG Ditutup Berbalik Menguat, Tiga Saham Ini Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/3/2024), ditutup berbalik menguat 27,61 poin (0,38%) menjadi 7.377,76. IHSG bergerak dalam rentang 7.320,89-7.377,76 dengan nilai transaksi Rp 8,82 triliun.
Penguatan didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor keuangan 1,05%, sektor material dasari 0,94%, dan sektor konsumer non primer 0,51%, sektor kesehatan 0,18%.
Baca Juga
Meski Dipangkas, Sekuritas Ini Sebut Potensi Penguatan Harga Saham GOTO Capai 100%
Sebaliknya pelemahan melanda sektor teknologi 0,57%, sektor konsumer primer 0,36%, sektor industry 0,40%, sektor konsumer primer 0,40%, dan sektor energi 0,37%.
Di tengah lompatan indeks tiga saham ini berhasil melesat hingga auto reject atas (AR), yaitu saham PT Gaya Abadi Sempurna TBk (SLIS) naik Rp 17 (33,33%) menjadi Rp 68, PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) menguat Rp 78 (24,53%) menjadi Rp 396, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) justru melesat Rp 94 (24,61%) menjadi Rp 476.
Penguatan juga melanda saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) menguat Rp 44 (26,83%) menjadi Rp 208 dan PT Panin Financial Tbk (PNLF) sebesar Rp 42 (16,54%) menjadi Rp 296.
Baca Juga
Jelang Idulfitri, Cek 5 Cara Atur THR melalui Investasi Syariah agar Tak Habis Begitu Saja!
Sebaliknya penurunan melanda tiga saham ini, yaitu saham PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD), PT Mitra Pack Tbk (PTMP), PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA), dan PT Satria Andalan Prima Tbk (SAPX).
IHSG akhir pekan lalu ditutup naik tipis 11,8 poin (0,16%) menjadi 7.350,15. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 372,91 miliar dengan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 213,82 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 132,86 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahterae Tbk (NSSS) Rp 132,34 miliar.

