IHSG Ditutup Berbalik Menguat, Saham DIVA dan UANG Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/4/2024), berbalik menguat 31,92 poin (0,44%) menjadi 7.236,98. IHSG bergerak dalam rentang 7.153,94-7.236,98 dengan nilai transaksi Rp 11,21 triliun.
Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan penutupan sesi I dengan pelemahan indeks sebanyak 32,13 poin (0,45%) menjadi 7.172,93. Penekan utama IHSG sesi I adalah pelemahan saham sektor perbankan setelah saham bank BUMN, seperti saham BBRI, BMRI, BBNI, dan BBTN melorot.
Baca Juga
Penguatan indeks hari ini didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi 1,59%, sektor kesehatan 1,22%, sektor material dasar 1,60%, sektor industry 0,96%, dan sektor konsumer primer 0,72%.
Sebaliknya satu-satunya saham yang mencatatkan pelemahan melanda sektor keuangan 0,18%. Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi saham BBRI, BBNI, dan BBTN.
Di tengah penguatan IHSG, saham PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) membukukan penguatan auto reject atas (ARA) Rp 38 (34,86%) menjadi Rp 147 dan PT Pakuan Tbk (UANG) melesat Rp 130 (24,76%) menjadi Rp 655.
Penguatan juga melanda saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) melesat Rp 53 (34,19%) menjadi Rp 208, PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) melesat Rp 19 (22,89%) menjadi Rp 102, dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menguat Rp 18 (15,25%) menjadi Rp 136.
Baca Juga
Sunarso Dinobatkan The Best CEO in Digital Brand, BRI Borong 12 Penghargaan
Sebaliknya pelemahan terdalam melanda lima saham ini, yaitu PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT), PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), PT Berlina Tbk (BRNA), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).
IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 83,75 poin (1,15%) menjadi 7.205,06, bahkan penurunan indeks intraday sempat tembus nyaris 2%. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,51 triliun.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup melemah dengan penurunan Dow Jones mencapai 0,60%, indeks S&P500 melemah 0,20%. Sebaliknya indeks Nasdaq justru berhasil menguat 0,11%.

