IHSG Hari Ini Ditutup Melesat 1,50%, Tiga Saham Cetak ARA Dipimpin DIVA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/2/2026), ditutup melesat sebanyak 124,31 poin (1,50%) menjadi 8.396,08. Rentang pergerakan 8.271-8.397 dengan nilai transaksi Rp 20,61 triliun.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 3,31%, sektor energi sektor industry naik 1,73%, sektor keuangan 1,67%, sektor consumer primer 1,52%, sektor transportasi 3,09%, sektor infrastruktur 1,07%, dan sektor consumer non primer 1,02%.
Baca Juga
Lompatan IHSG ini didukung kenaikan sejumlah saham big cap, seperti saham EMAS meleseat 6,33% menjadi Rp 8.400, TPIA naik 6,32% menjadi Rp 7.150, BMRI menguat 2,93% menjadi Rp 5.275, BBRI naik 1,56% menjadi Rp 3.900, dan RATU menguat 4,32% menjadi Rp 7.850.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu tiga saham catatkan auto reject atas (ARA), seperti saham DIVA naik 34,72% menjadi Rp 194, MEGA naik 24,77% menjadi Rp 4.130, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,55% menjadi Rp 1.065. Meski tak ARA, saham YELO meleseat 27% menjadi Rp 127, PADI naik 22,96% menjadi Rp 166, dan BIPI naik 20,18% menjadi Rp 166.
Baca Juga
IHSG sepanjang pekan lalu ditutup menguat 52 poin (0,35%) menjadi 8.271. Rentang pergerakan 8.227-8.376 dengan rata-rata nilai transaksi Rp 23,89 triliun. Kenaikan indeks hanya terjadi dalam satu hari dari tiga hari transaksi bursa efek sepanjang pekan ini. Penguatan tersebut mendorong kenaikan kapitalisasi pasar (market cap) BEI dari Rp 14.889 triliun menjadi Rp 14.941 triliun.
Beberapa saham pendorong indeks pekan lalu adalah saham AMMN dengan kenaikan 4,64%, MDKA dengan kenaikan 11,49%, BBRI dengan penguatan 1,59%, MBMA dengan kenaikan 17.93%, dan FILM dengan kenaikan 12,78%. Kenaikan indeks juga didukung penguatan pesat saham NSS sebanyak 31,21% dan BIPI mencapai 35,71%. Kenaikan tersebut juga didukung penguatan sebanyak 460 saham.
