IHSG Ditutup Berbalik Menguat, Enam Saham Ini Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/3/2024), ditutup menguat 11,8 poin (0,16%) menjadi 7.350,15. Pergerakan indeks dalam rentang 7.318,44-7.350,15 dengan nilai transaksi Rp 11,69 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan lima sektor saham berikut, yaitu saham sektor kesehatan 1,53%, sektor teknologi 1,32%, sektor transportasi 1,24%, sektor keuangan 0,45%, dan sektor konsumer non primer 0,20%.
Baca Juga
Prospek Emiten Nikel Tak Sesuram Bayangan, Sekuritas Ini Ungkap Buktinya
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi 0,46%, sektor properti 0,33%, sektor industry 0,32%, sektor konsumer primer 0,18%, dan sektor material dasar 0,14%.
Meski IHSG hanya naik tipis, enam saham berikut justru cetak auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) melesat Rp 33 (34,74%) menjadi Rp 128, PT Golden Flower Tbk (POLU) melesat Rp 76 (24,84%) menjadi Rp 382, dan PT Sona Topas tourism Industry Tbk (SONA) menguat Rp 340 (25%) menjadi Rp 1.700.
Lompatan hingga ARA juga melanda saham PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) naik Rp 123 (25%) menjadi Rp 615, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melesat Rp 190 (24,52%) menjadi Rp 965, dan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menguat Rp 160 (24,43%) menjadi Rp 815.
Baca Juga
Sebaliknya pelemahan PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH), PT Mitra Pack Tbk (PTMP), PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX), PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA), dan PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG).
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 7,22 poin (0,10%) menjadi 7.338,35. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 556,02 miliar.

