IHSG Ditutup Berbalik Naik ke 7.453, Tiga Saham Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/12/2024), ditutup menguat sebanyak 15,56 poin (0,21%) menjadi 7.453,29, meski sepanjang hari bergerak di zona merah. Pergerakan indeks dalam rentang 7.396-7.458 dengan nilai transaksi Rp 13,18 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,98%, sektor consumer primer 0,77%, sektor energi 0,59%, sektor consumer non primer 0,47%, dan sektor transportasi 0,09%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property 1,20%, sektor kesehatan 0,22%, dan sektor industry 0,61%.
Baca Juga
Delta Dunia (DOID) Catatkan Peningkatan Produksi Batu Bara, tapi Kinerja Keuangan Turun
Sedangkan beberapa saham yang catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) sebanyak 34,62% menjadi Rp 70, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 24,67% menjadi Rp 935, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) melesat 20% menjadi Rp 10.800.
Penguatan pesat juga melanda saham berikut, yaitu saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 18,30% menjadi Rp 181, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) naik 15,23% menjadi Rp 174, dan PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) naik 15% menjadi Rp 230.
Sebaliknya koreksi paling dalam melanda saham PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO), PT Natura City Developments Tbk (CITY), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART), dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI).
Baca Juga
Bidik Dana Rp 45,32 Miliar, Asuransi Digital (YOII) Gelar IPO Saham
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 54,95 poin (0,74%) menjadi 7.437,73. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 296,35 miliar melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 210,12 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 183,82 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 169,28 miliar.
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 2,12%, sektor keuangan 1,04%, sektor teknologi 1,18%, sektor transportasi 1,34%, sektor industry 0,97%, dan sektor consumer primer 0,76%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham dengan pelemahan adalah sektor teknologi 0,66%.
Grafik IHSG

