IHSG Ditutup Berbalik Naik Tipis, Tiga Saham Ini Melesat hingga ARA
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/9/2023), ditutup berbalik naik tipis 1,51 poin (0,02%) menjadi 6.935,48, meskipun sepanjang hari ini bergerak di zona merah.
Indeks bergerak dalam rentang 6.903,24-6.944,82 dengan nilai transaksi Rp 9,01 triliun.
Baca Juga
Sekuritas Ini Sebut 4 Faktor Penopang Prospek Saham Siloam (SILO)
Penguatan tipis indeks didukung kenaikan beberapa sektor saham berikut, yaitu saham sektor energi 0,89%, sektor material dasar 0,54%, sektor infrastruktur 0,51%, dam sektor industri 0,22%.
Sebaliknya beberapa sektor saham ini torehkan penurunan dalam, yaitu saham teknologi anjlok 2,05%, sektor transportasi melemah 0,70%, sektor keuangan 0,44%, dan sektor konsumer primer melemah 0,40%
Di tengah penguatan tipis IHSG, kedua saham ini melesat hingga auto reject atas (ARA) PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) naik Rp 62 (34,44%) menjadi Rp 242, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) menguat Rp 119 (25%) menjadi Rp 595, dan PT Golden Flower Tk (POLU) menguat Rp 68 (24,82%) menjadi Rp 342.
Baca Juga
Gelar Konferensi Internasional, IFG Bawa Misi Penguatan Asuransi dan Dana Pensiun
Penguatan juga melanda tiga saham berikut, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) naik Rp 49 (25,39%) menjadi Rp 242 dan PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) menguat Rp 28 (14,74%) menjadi Rp 218.
Sebaliknya penurunan melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI), PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK), PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY), PT Berlina Tbk (BRNA), dan PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF).

