IHSG Sesi I Anjlok 1,97%, Sebaliknya Saham AIMS hingga NASI Lompat Lebih dari 25%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (6/11/2026), jatuh esbanyak 98,87 poin (1,97%) menjadi 4.931. Rentang pergerakan 4.925-5.030 dengan nilai transaksi tipis hanya Rp 2,80 triliun.
Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar jatuh 4,05%, sektor energi melemah 2,81%, sektor industry turun 2,35%, sektor konsumer primer turun 1,61%, sektor infrastruktur melemah 2,95%, dan sektor teknologi jatuh 1,65%.
Baca Juga
Meski jatuh, sebagian besar saham ini masih berhasil torehkan lompatan, yaitu NASI naik 29,23% menjadi Rp 168, BAJA menguat 28,87% menjadi Rp 250, ENAK naik 26,57% menjadi Rp 181, AIMS menguat 25% menjadi Rp 1.175, dan POLU naik 19,92% menjadi Rp 8.875.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 110,49 poin (2,25%) mencapai 5.030 disertai dengan pemodal asing berbalik merealisasikan penjualan bersih (net sell) bernilai Rp 65,54 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 176,30 miliar, BMRI senilai Rp 171,77 miliar, dan ARCI bernilai Rp 51,76 miliar.
Baca Juga
Di Banyumas Sampah Bisa Ditukar Menjadi Nilai Ekonomi, Begini Caranya
Penguatan IHSG didukung atas kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 3,78%, sektor industry 2,81%, konsumer non primer naik 2,43%, konsumer primer naik 1,06%, sektor keuangan menguat 1,35%, sektor kesehatan naik 1,12%, energi menguat 0,38%, sektor infrastruktur naik 0,18%, sektor property naik 0,72%, dan sektor transportasi 0,05%.
Sejalan dengan lompatan tersebut, saham berikut catatkan penguatan pesat, yaitu BAJA naik 34,72% menjadi Rp 194, BELL naik 34,55% menjadi Rp 74, MKNT naik 33,33% menjadi Rp 32, UVCR naik 32,48% menjadi Rp 208, MSKY naik 25,93% menjadi Rp 34, BELL naik 30,91% menjadi Rp 72, AGAR naik 25% menjadi Rp 1.250, YUPI naik 24,73% menjadi Rp 1.135, dan AIMS naik 24,50% menjadi Rp 940.
