IHSG Kembali Ditutup Anjlok 0,83% Dekati Level 6.000, Sebaliknya Saham AIMS hingga CCSI Melesat
JAKARTA, investortrust.id – indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/9/2026), ditutup kembali anjlok sebanyak 50,56 poin (0,83%) ke level 6.071. Penurunan ini berbanding terbalik dengan performa intraday sesi I yang sempat naik lebih dari 60 poin.
Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan sejumlah pasar saham Asia. Penurunan juga dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti GOTO yang kembali terjun hingga auto reject bawah (ARB) hari terakhir September ini. Tekanan juga datang dari pelemahan saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Baca Juga
Target Saham MBMA Dipangkas Jadi Rp 710, Tapi Masih Berpotensi Naik 42%
Penurunan juga dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi turun 2,76%, sektor konsumer primer melemah 2,36%, sektor energi turun 1,35%, sektor keuangan melemah 0,60%, sektor infrastruktur turun 0,36%, sektor transportasi 0,70%, sektor property 0,36%, dan sektor material dasar turun 0,28%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industry sebanyak 1,17% dan sektor konsumer non primer naik 0,15%.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat hari ini melanda saham AIMS naik 25% menjadi Rp 605, SAFE naik 25% menjadi Rp 570, BSWD naik 24,68% menjadi Rp 2.880, BLTZ naik 24,53% menjadi Rp 2.310, dan CCSI naik 24,50% menjadi Rp 376.
Baca Juga
Apple Siap Guncang Pasar Foldable, 6 Juta iPhone Duo Diprediksi Terjual Tahun Ini
Kemarin, IHSG ditutup melemah hanya 26,16 poin (0,43%) menjadi 6.121,70, meski intraday sesi I sempat anjlok lebih dari 2% ke level 6.013. Investor asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 777,17 miliar didominasi saham BMRI senilai Rp 275,08 miliar, ADMF senilai Rp 228,09 miliar, TLKM sebanyak Rp 159,83 miliar, dan BBCA sebanyak Rp 138,73 miliar.
Meski IHSG turun, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga lebih dari 24%, seperti SEMA naik 24,85% menjadi Rp 412, IFSH naik 24,80% menjadi Rp 1.560, SOSS naik 24,77% menjadi Rp 1.385, BSWD naik 24,53% menjadi Rp 2.310, ALDO naik 24,48% menjadi Rp 1.195, dan CSMI naik 24,35% menjadi Rp 240.
