IHSG Sesi I Lompat 1,96% ke Atas 5.000, Saham Emas Jadi Penopang Utama
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (5/11/2026), ditutup rebound pesat mencapai 96,41 poin (1,96%) menjadi 5.016. Rentang pergerakan 4.919-5.072 dengan nilai transaksi Rp 5,49 triliun.
Kenaikan pesat tersebut didukung penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 4,18%, sektor industry 1,50%, sektor konsumer non primer 1,94%, sektor keuangan 0,98%, sektor property 0,90%, dan sektor teknologi 0,59%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer dan infrastruktur.
Baca Juga
Lompatan tersebut juga dipengaruhi kenaikan pesat saham big cap penentu IHSG, seperti BBCA, BBRI, BMRI, AMMN, MDKA, TLKM, TINS, hingga ANTM. Lompatan juga melanda saham EMAS, BRMS, DEWA, hingga BRIS.
Sejalan dengan lompatan tersebut, saham berikut catatkan penguatan pesat, yaitu MKNT naik 33,33% menjadi Rp 32, BELL naik 30,91% menjadi Rp 72, AGAR naik 25% menjadi Rp 1.250, YUPI naik 24,73% menjadi Rp 1.135, AIMS naik 24,50% menjadi Rp 940, dan UVCR menguat 22,93% menjadi Rp 193.
Baca Juga
BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka RI Turun Jadi 7,38 Juta Orang
Kemarin, IHSG ditutup berbalik menguat 15,48 poin (0,32%) menjadi 4.919 disertai dengan investor asing akhirnya mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 257,94 miliar, terbanyak BBCA senilai Rp 133,28 miliar, ANTM mencapai Rp 53,16 miliar, dan ASII senilai Rp 35,60 miliar.
Kenaikan IHSG kemarin ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BBCA, BBRI, dan BMRI. Kenaikan juga didukung saham ASII, ANTM, BRIS, hingga ICBP. Kenaikan didukung penguatan sejumlah sektor saham berikut, seperti material dasar naik 0,91%, sektor konsumer non primer naik 0,22%, dan keuangan naik 0,17%.
Adapun lima saham berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BOBA naik 34,59% menjadi Rp 214, MKNT naik 33,33% menjadi Rp 24, AIMS menguat 24,79% menjadi Rp 755, TMPO menguat 24,79% menjadi Rp 292, dan YUPI naik 24,66% menjadi Rp 910.
