IHSG Ditutup Berbalik Jatuh 0,33% Sebaliknya Saham NASI hingga BYAN Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (18/9/2026), ditutup anjlok sebanyak 21,27 poin (0,33%) menjadi 6.441,16. Rentang pergerakan 6.419-6.521 dengan nilai transaksi Rp 16,67 triliun.
Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan mayoritas saham big cap, seperti big bank, saham BMRI anjlok 2,04%, BBNI melemah 2,41%, BBCA turun 0,79%, dan BBRI melemah 0,60%. Kejatuhan juga dipicu penurunan drastic saham JARR sebanyak 14,08%, MORA 5,37%, AMMN melemah 4,49%, dan RATU turun 3,22%. Sebaliknya penahan kejatuhan indeks datang dari lompatan saham BYAN.
Baca Juga
Didukung Lebih 190.000 Karyawan, Astra (ASII) Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100
Pembalian arah indeks dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti property 1,44%, sektor industry 1,64%, sektor kesehatan 1,12%, sektor infrastruktur 0,82%, sektor keuangan 0,93%, sektor energi 0,51%, sektor material dasar 0,18%, sektor konsumer primer 0,16%, dan sektor transportasi 0,91%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 0,27%.
Sebaliknya sejumlah saham berikut catatkan penguatan pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham NASI menguat 34,48% menjadi Rp 234, TRUE naik 34% menjadi Rp 67, BAJA menguat 25% menjadi Rp 350, saham KICI naik 24,82% menjadi Rp 352, dan BYAN naik 19,96% menjadi Rp 13.825.
Baca Juga
BEI Siapkan 5 Saham Short Selling dari Berbagai Sektor, Ada Perbankan dan Basic Materials
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 25,58 poin (0,40%) menjadi 6.462. Rentang pergerakan 6.418-6.500 dengan nilai transaksi Rp 11,51 triliun. Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti energi menguat 1,17%, material dasar 0,37%, industry 0,82%, konsumer non primer 0,88%, konsumer primer 1,63%, teknologi 0,67%, infrastruktur 0,54%, transportasi 0,62%, property 0,20%, dan keuangan 0,22%.
Sejalan dengan rebound IHSG ini, beberapa saham ini catatkan lompatan harga, seperti AYLS menguat hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,69% menjadi Rp 198 dan ASPI naik ARA sebanyak 24,51% menjadi Rp 635. Meski tak ARA, saham ini juga catatkan kenaikan pesat, yaitu TEBE naik 18,73% menjadi Rp 1.965, FILM naik 16,18% menjadi Rp 790, dan SINI naik 16,06% menjadi Rp 16.800.
