IHSG Berbalik Melesat 0,95% di Sesi I Usai Saham HSC Dikeluarkan dari Perhitungan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (2/11/2026), ditutup berbalik menguat 48,15 poin (0,95%) menjadi 5.105,20. Bandingkan dengan awal pembukaan melemah lebih dari 1% ke bawah 5.000.
Penguatan tersebut justru terjadi setelah BEI mengeluarkan sebanyak 81 saham high shareholding concentration (HSC) dari perhitungan IHSG BEI mulai hari ini. Di antaranya, saham BREN, BYAN, DSSA, CUAN, MORA, dan sejumlah saham lainnya.
Baca Juga
BPS: Inflasi Bulanan Oktober 2026 Capai 0,22%, dan 3,23% Secara Tahunan
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 2,27%, sektor energi naik 1,94%, sektor industry naik 1,09%, sektor konsumer primer naik 0,54%, sektor infrastruktur naik 1,23%, hingga sektor keuangan naik 0,43%. Sebaliknya penurunan hanya melanda sektor kesehatan.
Sedangkan sejumlah saham yang catatkan penguatan di saat IHSG melesat, yaitu saham MKNT naik 27,27% menjadi Rp 14, DFAM naik 26,79% menjadi Rp 71, ROCK naik 24,73% menjadi Rp 2.270, BLTA naik 17,86% menjadi Rp 33, dan IDPR menguat 17,59% menjadi Rp 254.
Akhir pekan lalu, IHSG melemah 41,01 poin (0,80%) menjadi 5.057 disertai penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 140,27 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 206,54 miliar, TLKM senilai Rp 119,48 miliar, dan AMMN mencapai Rp 59,33 miliar.
Baca Juga
Tekanan IHSG datang dari kejatuhan mayoritas sektor saham. Begitu juga dengan sejumlah saham big cap, seperti BREN, TPIA, BRPT, CUAN. Tekanan juga datang dari saham BRMS, AMMN, MORA, DSSA, BYAN, hingga EMAS.
Penurunan juga datang dari penurunan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar turun 2,84%, sektor energi melemah 0,91%, sektor industry turun 1,49%, sektor konsumer non primer melemah 0,60%, konsumer primer turun 0,41%, prorperti melemah 1,43%, infrastruktur turun 1,96%, sektor teknologi melemah 0,48%, dan sektor transportasi turun 3,13%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor kesehatan 0,76% dan sektor keuangan 0,15%.
Meski IHSG jatuh, tiga saham ini berhasil torehkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu ALKA naik 25% menjadi Rp 5.525, POLI naik 24,81% menjadi Rp 830, dan KONI naik 24,76% menjadi Rp 1.940. Meski tak ARA, saham ASBI melesat 19,67% menjadi Rp 438 dan NATO naik 17,65% menjadi Rp 1.000.
