IHSG Dibuka Lanjut Melemah 0,32%, Berbanding Terbalik dengan Pasar Asia
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/10/2026), dibuka melemah 17,06 poin (0,32%) menjadi 5.249. Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang mengalami lompatan.
Penurunan tersebut juga sejalan dengan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap sejumlah mata uang dunia. Penurunan juga dipicu pelemahan mayoritas sektor saham, seperti industry, energi, keuangan, property, infrastruktur, dan transportasi. Sektor saham lainnya masih berhasil menguat pagi ini.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Rekomendasikan 4 Saham Hari Ini, Ada HMSP hingga TPIA
Meski dibuka melemah, sejumlah saham ini dibuka melambung, yaitu saham SHIP naik 23,08% menjadi Rp 2.560, LAPD naik 16,07% menjadi Rp 67, dan BIPP menguat 17,86% menjadi Rp 68. Kenaikan juga melanda saham RONY, MKNT, dan PTSP.
Kemarin, IHSG ditutup jatuh sebanyak 106,96 poin (1,99%) menjadi 5.266. Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 651,26 miliar, sehingga total net sell saham sepanjang year to date (ytd) naik menjadi Rp 97,37 triliun.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Bagikan Dividen Interim Kedua Rp 430 per Saham, Intip Jadwalnya
Pelemahan IHSG kemarin dipicu atas penurunan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor energi turun 3,33%, sektor material dasar 3,32%, sektor teknologi melemah 3,16%, sektor konsumer primer turun 1,36%, sektor kesehatan jatuh 1,50%, sektor konsumer non primer turun 0,49%, sektor transportasi turun 2,83%, sektor infrastruktur turun 2,95%, sektor property melemah 1,55%, sektor keuangan jatuh 1,11%. Sebaliknya saham sektor industry naik 1,43%.
Meski dilanda penurunan tajam, beberapa saham masih berhasil torehkan penguatan, DADA naik 33,33% menjadi Rp 24, TGUK naik 23,46% menjadi Rp 100, BOGA naik 22,88% menjadi Rp 1.880, TMP naik 20,63% menjadi Rp 228, dan OKAS naik 19,32% menjadi Rp 105.
