Berbanding Terbalik, Laba Baramulti (BSSR) Turun Saat Pendapatan Naik
JAKARTA, investortrust.id - PT Baramulti Suksessarana TBk (BSSR) mencatatkan penurunan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$ 162,26 juta pada 2023, dibandingkan tahun sebelumnya senilai US$ 239,86 juta.
Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan raihan pendapatan yang justru naik dari US$ 1,02 miliar menjadi US$ 1,13 miliar pada 2023. Hanya saja beban pokok penjualan melesat dari US$ 565,71 juta menjadi US$ 783,05 juta.
Baca Juga
Hal ini memicu laba bruto perseroan terhempas dari US$ 463,30 juta menjadi US$ 351,28 juta. Perseroan juga mencatatkan kenaikan beban penjualan dan distribusi, beban umum dan administrasi, sehingga total laba usahanya turun dari US$ 308,27 juta menjadi US$ 218,29 juta.
Penurunan tersebut menjadikan laba per saham dasar BSSR melemah dari US$ 0,0917 menjadi US$ 0,0620 per saham.
Baca Juga
Sedangkan total aset Baramulti (BSSR) berhasil dikerek naik dari US$ 404,83 juta menjadi US$ 408,45 juta. Sebaliknya tolta liabilitas perseroan turun dari US$ 184,35 juta menjadi US$ 165,97 juta.
Baramulti (BSSR) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara di Kalimantan Timur. Bertindak sebagai pengendali adalah PT Wahana Sentosa dengan kepemilikan 50% saham. Sisanya dikuasai Tata Power 26%, GS Energy Corporationa 9,74%, PT GS Global 5%, dan sisanya masyarakat.

