IHSG Sesi I Melesat ke Level 7.032, Saham POLU dan ALKA Cetak ARA
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (20/9/2023), ditutup melesat 51,84 poin (0,74%) menjadi 7.032,16. Akhirnya IHSG juga bisa ditutup di atas level 7.000 setelah menunggu berbulan-bulan.
Penguatan indeks didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor saham teknologi 1,71%, sektor keuangan 0,70%, sektor konsumer non primer 0,66%, dan sektor konsumer primer 0,52%.
Baca Juga
Saham Dilanda Profit Taking, Medco (MEDC) Raih Pinjaman dari Anak Usaha
Sebaliknya sektor saham yang mencatatkan pelemahan terdiri atas saham sektor material dasar terkoreksi 0,36% dan saham sektor properti melemah 0,13%.
Berdasarkan data BEI, beberapa saham berikut cetak lompatan harga hingga akhir sesi I, yaitu saham PT Golden Flower Tbk (POLU) ditutup naik hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan Rp 130 (24,76%) menjadi Rp 655 dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik hingga ARA Rp 118 (25%) menjadi Rp 590.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menguat Rp 200 (11,46%) menjadi Rp 1.945, PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) naik Rp 75 (14,56%) menjadi Rp 590, dan PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) menguat Rp 280 (9,43%) menjadi Rp 3.250.
Sebaliknya pelemahan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Kota Satu Properti Tbk (SATU), PT Jebo Cable Company Tbk (JECC), PT Widiant Jaya Krenindo Tbk, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), dan PT Citra Tubindo Tbk (CTBN).

