IHSG Sesi I Rebound 1,67%, Tercuan hingga ARA Diraih Saham ENZO hingga ALKA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (5/3/2026), ditutup rebound pesat sebanyak 126 poin (1,67%) menjadi 7.703. Rebound ini membalikkan koreksi IHSG selama tiga hari beruntun. Rentang pergerakan 7.577-7.765 dengan nilai transaksi Rp 9,66 triliun.
Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan seluruh indeks saham Asia, seperti Nikkei, Hang Seng, dan Strait Times. Adapun penopang utama kenaikan saham sektor consumer primer 4,42%, sektor industry naik 2,74%, dan sektor material dasar naik 2,60%. Sisanya, energi, consumer non primer, keuangan, property, teknologi, dan lainnya, cetak kenaikan lebih dari 1%
Baca Juga
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu empat saham naik hingga auto reject atas (ARA) ENZO melesat 33,82% menjadi Rp 91, ROCK melambung 24,47% menjadi Rp 2.060, SKBM menguat 24,56% menjadi Rp 710, dan ALKA menguat 24,41% menjadi Rp 530.
Meski tak ARA, saham berikut melambung RODA naik 30,91% menjadi Rp 72, BIPP menguat 29,31% menjadi Rp 75, dan LAND naik 20,69% menjadi Rp 70. Sedangkan saham penopang utama kenaikan indeks datang dari kenaikan saham MDKA, TKIM, MLPT, EMAS, hingga BUVA.
Kemarin, IHSG anjlok parah 362,71 poin (4,57%) menjadi 7.577 dengan pemodal asing hanya membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 117,92 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA senilai Rp 557,69 miliar dan BBNI senilai Rp 178,57 miliar.
Baca Juga
Selat Hormuz Terancam, DPR Dukung Bahlil Mitigasi Risiko Energi
Seluruh sektor saham mengalami guncangan hebat sepanjang hari ini, terdalam melanda saham sektor material dasar melemah 7,42%, sektor trasnportasi 7,23%, sektor consumer primer 6,69%, dan sektor industry 5,38%. Penurunan lebih dari 4% melanda saham sektor energi, consumer non primer, teknologi, dan infrastruktur. Kejatuhan lebih dari 3% melanda saham sektor property dan keuangan.
Meski IHSG anjlok parah, kedua saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham IFSH naik 25% menjadi Rp 3.250 dan SOTS naik 24,59% menjadi Rp 1.140. Meski tak ARA, saham ITMA naik 11,91% menjadi Rp 2.630, GRPM menguat 9,94% menjadi Rp 376, dan INPS naik menguat 9,88% menjadi Rp 890.

