IHSG Sesi I Berakhir Anjlok 0,60%, Sebaliknya Saham LAJU hingga ALKA Bertahan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (27/1/2026), ditutup anjlok 53,67 poin (0,60%) menjadi 8.921. Rentang pergerakan 8.873-8.986 dengan nilai transaksi Rp 14,73 triliun.
Penurunan dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor industry melemah 3,45%, sektor material dasar 2,10%, sektor property 1,26%, sektor keuangan 1,02%, dan sektor konsumer non primer 0,47%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, teknologi, dan infrastruktur.
Baca Juga
Bank Investasi AS Ini Batalkan Alokasi Bitcoin Karena Kekhawatiran Komputasi Kuantum
Meski IHSG ditutup anjlok, sejumlah saham berikut berhasil bukukan lompatan harga, seperti saham LAJU naik 34,83% menjadi Rp 120, GSMF naik 27,50% menjadi Rp 153, ALKA naik 24,60% menjadi Rp 785, dan LMPI naik 23,81% menjadi Rp 312.
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 24,32 poin (0,27%) menjadi 8.975 dengan investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 422,20 miliar. Net buy ini dipicu adanya crossing saham BHAT senilai Rp 918,71 miliar. Net buy juga disumbangkan saham PTRO Rp 190,77 miliar.
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan sejumlah sektor saham, khususnya sektor material dasar dengan penguatan 4,45%. Kenaikan tersebut ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham emas, seperti saham EMAS melesat 18,22% menjadi Rp 7.300, MDKA naik 4,55% menjadi Rp 3.450, ANTM melesat 10,96% menjadi Rp 4.760, dan ARCI menguat 4,91% menjadi Rp 2.030.
Baca Juga
Simak! 4 Agenda Ekonomi Penting Minggu Ini yang Bakal Menentukan Nasib Pasar Kripto
Sejumlah saham dengan kenaikan harga paling hingga auto reject atas (ARA)), yaitu saham MPIX naik 34,21% menjadi Rp 102, JAST melesat 34,23% menjadi Rp 149, dan BBRM menguat 34,04% menjadi Rp 252.
ARA juga melanda saham ALKA naik 24,75% menjadi Rp 630, LMPI menguat 24,75% menjadi Rp 252, ELPI naik 24,70% menjadi Rp 1.035, KICI menguat 24,58% menjadi Rp 294, dan GTRA menguat 24,71% menjadi Rp 424.

