BEI Kurangi UMA, Pengawasan Saham Beralih ke Investigasi Dugaan Manipulasi Harga
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengubah mekanisme pengawasan perdagangan saham dengan mengurangi penerbitan Unusual Market Activity (UMA) dan mengedepankan pengumuman dimulainya investigasi terhadap dugaan manipulasi harga saham.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, perubahan pola pengawasan tersebut bertujuan agar tindakan bursa lebih terarah dan efektif tanpa mengganggu likuiditas perdagangan saham. Selama ini, BEI menerapkan sejumlah langkah pengawasan, mulai dari tindakan segera (immediate action), pengumuman UMA, hingga suspensi dan cooling down. Langkah-langkah tersebut juga disertai investigasi internal oleh bursa.
Baca Juga
BEI Siapkan Gebrakan November, Suspensi Saham Beralih ke Rekening Efek
“Kami akan melakukan penyesuaian lebih targeted, segera setelah ini kami tidak lagi akan banyak memberikan immediate action atau UMA,” kata Jeffrey dalam konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Sebagai pengganti pendekatan sebelumnya, BEI akan memanfaatkan teknologi pengawasan untuk mendeteksi indikasi awal praktik manipulasi harga saham. Jika menemukan indikasi tersebut, bursa akan mengumumkan bahwa investigasi terhadap transaksi saham tertentu telah dimulai.
Jeffrey mencontohkan, BEI dapat mengumumkan periode transaksi yang sedang diinvestigasi, termasuk transaksi yang melibatkan sejumlah pihak melalui beberapa Anggota Bursa (AB). Selama proses investigasi berlangsung, BEI dapat mengambil tindakan tertentu, seperti membatasi aktivitas rekening efek atau melakukan suspensi terhadap rekening efek tertentu.
Baca Juga
"Di dalam proses investigasi itu kami dapat melakukan tindakan tertentu seperti pembatasan kegiatan rekening efek atau melakukan suspensi atas rekening efek tertentu,” ucap Jeffrey.
Menurut Jeffrey, mekanisme baru ini diharapkan mampu menjaga likuiditas pasar sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap aktivitas perdagangan saham yang terindikasi tidak wajar.
BEI akan menyosialisasikan perubahan mekanisme pengawasan tersebut kepada Anggota Bursa pada pekan ini. Jeffrey berharap mekanisme baru itu dapat diterapkan dalam waktu dekat. “Minggu ini kami akan melakukan sosialisasi dengan anggota bursa dan kami harapkan dalam waktu yang sangat segera mekanisme ini sudah akan bisa kami terapkan,” terangnya.
