IHSG Sesi I rebound 0,57%, Sejumlah Saham Big Cap Dipimpin PANI hingga BBCA Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (4/8/2026), ditutup melesat 35,66 poin (0,57%). Rentang pergerakan 6.234-6.282 dengan nilai transaksi Rp 6,16 triliun.
Kenaikan tersebut didukung penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor property 3,68%, material dasar 1,13%, energi 0,60%, infrastruktur 0,77%, keuangan 0,18%, konsumer non primer 0,30%, dan transportasi 1,58%. Sebaliknya saham konsumer primer dan kesehatan melemah.
Baca Juga
Janji Beri Insentif, Purbaya Minta Toyota Pindahkan Pabrik Utama di Thailand ke Indonesia
Kenaikan juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti PANI sebanyak 6,45%, MDKA naik 5,88%, CBDK menguat 3,70%, BBCA naik 1,59%, BREN naik 2,80%, dan ARTO menguat 7,47%.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat sepanjang sesi I, yaitu ENZO menguat 27,27% menjadi Rp 84, NIRO naik 22,22% menjadi Rp 176, PRDL menguat 17,42% menjadi Rp 310, MPRO naik 16,22% menjadi Rp 12.900, dan BRNA naik 15,57% menjadi Rp 705.
Baca Juga
Laba MDIY Naik 16,4% di Semester I 2026, Ini Faktor Pendorongnya
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis 1,63 poin (0,03%) menjadi 6.2234 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 708 miliar, terbanyak saham TPIA senilai Rp 191,93 miliar danAMMN Rp 91,13 miliar.
Berdasarkan data seluruh saham emiten Prajogo mengalami pelemahan sepanjang hari ini, seperti BREN, TPIA, BRPT, CUAN, hingga PTRO. Penurunan juga dipicu pelemahan saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Meski demikian sejumlah saham berikut masih berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham JKON naik 34,85% menjadi Rp 89, MITI naik 34,57% menjadi Rp 218, dan TMPO naik 34,51% menjadi Rp 152. ARA juga melanda saham KDTN naik 25% menjadi Rp 470, saham TRUK dengan kenaikan 25% menjadi Rp 540, JELI naik 24,60% menjadi Rp 785, BAJA naik 24,59% menjadi Rp 304.
