IHSG Sesi I Terjerembab 2,42%, Saham Big Cap Dipimpin BBCA Anjlok
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (30/6/2026), ditutup anjlok sebanyak 141 poin (2,42%) menjadi 5.679. Penurunan IHSG tercatat yang paling dalam di kawasan Asia.
Pelemahan tersebut dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 4,30%, sektor industri 2,67%, sektor energi 3,31%, sektor infrastruktur 2,44%, sektor keuangan 1,69%, sektor properti 2,35%, dan sektor konsumer primer 2,23%.
Kejatuhan IHSG juga dipicu atas pelemahan saham big cap, seperti saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Tekanan jual juga datang dari saham konglomerasi Prajogo Pangestu, yaitu BREN, TPIA, BRPT, CUAN, hingga CDIA. Penurunan juga melanda saham emas, EMAS, AMMN, dan BRMS.
Baca Juga
Meski IHSG jatuh dalam, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham PEGE mengaut 34,29% menjadi Rp 141, AYLS naik 28,99% menjadi Rp 178, MGNA naik 20% menjadi Rp 96, dan ENAK menguat 15,71% menjadi Rp 324.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 75,34 poin (1,28%) menjadi 5.820,79 disertai dengan penjualan bersih atau net sell saham mencapai Rp 881,59 miliar, terbanyak melanda saham BBCA sebanyak Rp 406,88 miliar dan BMRI mencapai Rp 97,82 miliar.
Penurunan IHSG tersebut dipicu atas kejatuhan saham big cap, seperti BBCA yang ditutup anjlok 4,05% ke bawah level Rp 6.000. Penurunan juga dipicu kejatuhan saham TPIA, BREN, BRPT, hingga CDIA. Tiga saham bank papan atas lainnya juga melemah, seperti BBRI, BMRI, dan BBNI.
Baca Juga
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: 2 Raksasa Eropa Tersungkur di Babak 32 Besar
Pelemahan juga dipicu atas penurunan hampir sektor saham, seperti sektor keuangan, material dasar, dan infrastruktur dengan pelemahan lebih dari 1%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor properti.
Di tengah penurunan tersebut, beberapa saham berikut catatkan penguatan mengesankan, seperti OILS naik 31,33% menjadi Rp 218, ASPI naik 25% menjadi Rp 360, TRUS naik 19,43% menjadi Rp 418, AYLS naik 16,95% menjadi Rp 138, dan PMUI menguat 16,88% menjadi Rp 90.
