IHSG Sesi I Ditutup Melesat 67,78 Poin, Saham Big Cap PANI dan CBDK Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (3/9/2026), ditutup melesat sebanyak 67,78 poin (1,03%) menjadi 6.663,56. Rentang pergerakan 6.595-6.669 dengan nilai transaksi Rp 9,67 triliun.
Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan mayoritas pasar saham dunia. Kenaikan juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti AADI naik 5,63%, PANI naik 7,73%, CBDK naik menguat 8,46%. Kenaikan juga didukung saham bank Himbara, seperti BMRI, BBRI, BBNI, hingga BRIS.
Baca Juga
Penyelamatan Banjir Gletser Nepal: Ratusan Pekerja Diduga Masih Selamat di Dalam Terowongan PLTA
Kenaikan tersebut juga ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor industri 2,33%, energi 1,88%, konsumer non primer 1,40%, material dasar 1,39%, infrastruktur 1,28%, properti 1,58%, keuangan 0,63%, konsumer primer 0,94%, kesehatan 0,50%, dan transportasi 2,39%. Sebaliknya teknologi turun 1,48%.
Kenaikan tertinggi dicatatkan saham sektor material dasar, energi, konsumer primer, konsumer non primer, keuangan, kesehatan, properti, infrastruktur, dan transportasi. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat dicatatkan saham GRPH menguat 25% menjadi Rp 120, TRUK naik 25% menjadi Rp 1.075, UANG naik 24,90% menjadi Rp 3.210, NICK naik 24,81% menjadi Rp 2.440, IMJS menguat 19,53% menjadi Rp 202, dan ERAA naik 15,38% menjadi Rp 600.
Baca Juga
Brantas Abipraya Pangkas 29 Entitas Usaha demi Fokus di Bisnis Kontraktor
Kemarin, IHSG berbalik melemah tipis 4,16 poin (0,06%) menjadi 6.595,78 disertai dengan penjualan bersih saham di seluruh pasar Rp 326,60 miliar oleh investor asing. Namun tidak dengan saham bank justru diborong, seperti BBCA senilai Rp 154,48 miliar dan BBRI senilai Rp 149,88 miliar.
Pelamahan ini dipengaruhi atas koreksi mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar anjlok 1349%, industri turun 0,81%, infrastruktur 0,95%, energi 0,63%, dan kesehatan 0,23%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor keuangan, konsumer primer, konsumer non primer, dan teknologi.
Meski IHSG ditutup turun tipis, sejumlah saham ini catatkan penguatan pesat NATO menguat 25% menjadi Rp 975, SAPX naik 25% menjadi Rp 270, PTSP naik 24,67% menjadi Rp 1.415, BELI naik 24,54% menjadi Rp 406, dan BWPT menguat 21,10% menjadi Rp 132.
