Program Makan Siang Gratis Diisukan Pangkas Subsidi Energi, Ini Kata Menteri ESDM
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, buka suara terkait program makan siang gratis yang diusung capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Hal ini lantaran muncul isu anggaran untuk program tersebut bakal memangkas subsidi energi.
Arifin memaklumi jika masyarakat resah dengan hal tersebut, mengingat pemangkasan subsidi energi bisa mengakibatkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan listrik di pasaran. Namun, ia menegaskan belum ada wacana untuk menaikkan harga BBM dan listrik.
Baca Juga
Dipimpin Jokowi, Sidang Kabinet Bahas Program Makan Siang Prabowo
“Jadi tidak ada kenaikan BBM dan listrik. Ya pokoknya sekarang ini belum ada wacana kenaikan BBM dan listrik. Itu sudah menjawab kan,” ujar Arifin Tasrif saat ditemui di wartawan di Istana Kepresidenan, Senin (26/2/2024).
Makan siang gratis merupakan program unggulan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 Saat ini pasangan tersebut memimpin perolehan real count KPU dengan 58,84%.
Prabowo pernah mengatakan dibutuhkan sekitar sekitar Rp 460 triliun untuk program susu dan makan siang gratis. Untuk itu, muncul pertanyaan dari mana anggaran untuk program tersebut.
Baca Juga
Tanpa Susu, Anggaran Makan Siang Gratis Sekitar Rp 15.000 per Anak
Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan anggaran untuk program makan siang dan susu gratis akan disiapkan bertahap. Ia menyebut program itu akan masuk kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025.
“Anggarannya ada bertahap. Ada skalanya,” ujar Airlangga.

