50 Kota Alami Inflasi di Atas Rata-rata Nasional
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut terdapat 50 kota mengalami inflasi tahunan lebih tinggi dari inflasi nasional. Kondisi ini relatif lebih baik dibanding 2022 ketika 63 kota mencatat inflasi lebih tingggi dari rata-rata nasional.
“Capaian tersebut masih dikategorikan cukup baik. Mengingat pada tahun 2022 terdapat 63 kota mengalami inflasi tahunan yang lebih tinggi dari inflasi nasional," ujar Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/1/2024).
Berdasar rilis BPS, inflasi nasional tercatat sebesar 2,61% (y-on-y). Angka tersebut juga lebih rendah dibanding inflasi tahunan 2022 yang sebesar 5,51%.
Kelompok makanan, minuman dan tembakau memiliki andil sebagai penyumbang utama inflasi Desember 2023 sebesar 1,60%. Komoditas utama penyumbang inflasi pada kelompok ini adalah beras, cabai merah, rokok kretek filter, cabai rawit dan bawang putih.
Diluar periode terdampak pandemi 2020-2021, BPS juga menyebut inflasi tahun 2023 merupakan yang terendah dalam 20 tahun terakhir.
Berdasar rilis BPS, Sumenep menjadi kota dengan tingkat inflasi tertinggi di tingkat nasional, sebesar 5,08%. Sementara itu Bandung menjadi kota dengan inflasi terendah secara nasional sebesar 0,63%.
Kemudian sebaran inflasi tertinggi untuk masing-masing pulau adalah sebagai berikut. Di Sumatera, inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 3,80%. Untuk Pulau Kalimantan di Kotabaru sebesar 3,81%. Di Bali Nusra inflasi tertinggi terjadi di Singaraja dengan 4,31%. Kemudian Merauke menjadi kota dengan inflasi tertinggi di Maluku-Papua dengan 4,67%.
Baca Juga
