11 Kota Alami Deflasi di November 2023
JAKARTA, Investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak sebanyak 11 kota mengalami deflasi di tingkat nasional pada November 2023 secara bulanan. Kota yang mencatatkan angka deflasi terdalam yaitu Kota Tual di wilayah Maluku dan Papua.
“Kalau di Pulau Maluku Papua inflasi tertinggi di Kota Papua 0,84% dan deflasi terdalam terjadi di Kota Tual 0,51%” ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Moh Edy Mahmud, di kantor BPS Pusat, Jakarta, Jumat (1/12/2023).
Untuk Pulau Sumatera, kata Edy, inflasi tertinggi terjadi di Kota Bandar lampung dengan inflasi sebesar 1,05%. Deflasi, kata dia, pada November tercatat cukup dalam di Tanjung Pandan sebesar 0,21%.
Baca Juga
Ekonom Perkirakan Inflasi Bulanan Masih Akan Bergerak Naik di Desember 2023
Namun demikian Tanjung Pandan mencatatkan angka inflasi tertinggi tahunan. “Inflasi tertinggi di Tanjung Pandan (sebesar 5,89% yoy) yang merupakan kota dengan tingkat inflasi tertinggi secara nasional,” ujar dia.
Komoditas penyumbang inflasi di Tanjung Pandan yaitu, tarif angkutan udara dengan andil 1,22%, beras dengan andil 0,91%, cabai merah dengan andil 0,49%, cabai rawit dengan andil 0,45%, dan ikan segar dengan andil 0,41% serta rokok kretek filter sebesar 0,31%.
Sementara di Pulau Jawa semua kota mengalami inflasi. Dengan inflasi tertinggi di Kabupaten Sumenep dengan 0,87% dan inflasi terendah di Kota Cirebon dengan 0,16%.
Baca Juga
“Kepulauan Bali dan Nusa Tenggara inflasi tertinggi di Kota Singaraja 0,87% dan deflasi terdalam di Kota Waingapu dengan -0,37%” kata dia.
Adapun di Pulau Kalimantan, Edy menyebut, inflasi tertinggi berada di Kota Banjarmasin dengan 0,81% dan deflasi terdalam di Kota Singkawang, sebesar -0,01%.
Untuk Pulau Sulawesi, inflasi tertinggi terjadi di Kota Gorontalo dengan 0,98%. Sementara itu, deflasi deflasi terdalam terjadi di Mamuju -0,28%.
BPS menyebut secara komoditas yang memberikan andil terhadap deflasi secara bulanan antara lain daging ayam ras, ikan segar, dan bensin. Daging ayam ras memberi sumbangan terhadap deflasi sebesar 0,01% dan ikan segar memberi sumbangan deflasi 0,03%. (CR-7)

