Mayoritas Provinsi Alami Deflasi Juli, Sumbar Terdalam
JAKARTA, investortrust.id - Mayoritas wilayah Indonesia atau sebanyak 32 dari 38 provinsi mengalami deflasi pada Juli 2024. Sedangkan 6 provinsi lainnya, mengalami inflasi di bulan yang sama.
"Deflasi terdalam terjadi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) 1,07%. Sebaliknya, inflasi tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat Daya sebesar 0,25%," kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (1/8/2024)
Baca Juga
Untuk wilayah dengan deflasi terdalam setelah Sumbar adalah Provinsi Gorontalo 0,95%, Papua Selatan 0,92% dan Maluku 0,82%. Sementara, DKI Jakarta tercatat mengalami deflasi sebesar 0,06% pada bulan Juli 2024.
Selain Papua Barat Daya, lanjut dia, provinsi lain yang mengalami inflasi adalah Papua Barat sebesar 0,13% dan Papua Tengah 0,12%. Kemudian Provinsi Bali 0,10%, Jawa Barat 0,06% serta Jawa Timur 0,04%.
Deflasi Disebabkan Pangan
Menurut Amalia, deflasi bulan Juli 2024 umumnya disebabkan oleh komoditas pangan. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama andil deflasi bulan Juli 2024. "Kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang deflasi selama 4 bulan berturut-turut," kata Amalia.
Baca Juga
Tingkat deflasi kelompok makanan, minuman dan tembakau pada bulan Juli 2024 sekaligus menjadi yang terdalam sejak November 2022. Adapun komoditas utama penyumbang deflasi Juli 2024 antara lain bawang merah dengan andil 0,11%, cabai merah 0,09%, tomat 0,07% dan daging 0,04%.
"Di antara komoditas tersebut, tomat mengalami deflasi terdalam sepanjang 2022-2024," ucap Amalia.

