Klaim Segera Dapat Izin Usaha Nasional, Pusat Gadai Indonesia Bakal Tancap Gas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Pusat Gadai Indonesia menargetkan ekspansi besar-besaran setelah mengantongi izin skala usaha lingkup nasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam lima tahun ke depan, perusahaan menargetkan pembukaan 8.000 outlet baru.
Founder & CEO Pusat Gadai Indonesia sekaligus Ketua II Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) Andrew Susanto mengungkapkan, seluruh proses perizinan usaha berskala nasional telah rampung dan diperkirakan izin akan terbit dalam waktu dekat.
“Pusat Gadai Indonesia kurang lebih satu minggu lagi akan keluar izinnya untuk skala nasional. Semuanya sudah selesai, pengajuan semuanya sudah beres, mungkin dalam satu minggu ini akan keluar izinnya,” ujarnya, saat ditemui media usai acara Paper UNFOLD 2025, di Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Baca Juga
OJK Sebut Penguatan Industri Pergadaian Harus Dibarengi Tata Kelola dan Risiko yang Baik
Dengan izin usaha nasional tersebut, lanjut Andrew, pihaknya berencana untuk memperluas jaringan pelayanan di seluruh Indonesia. Langkah tersebut menjadi dari upaya memperkuat akses masyarakat terhadap layanan pergadaian resmi.
Hal ini akan direalisasikan dengan pembukaan 8.000 outlet baru dalam lima tahun ke depan. Di mana, saat ini Pusat Gadai Indonesia memiliki sebanyak 2.000 outlet.
“Mau buka 10.000 cabang di seluruh Indonesia dalam lima tahun dari sekarang. Mudah-mudahan (terealisasi di 2030), kalau bisa lebih cepat lebih baik. Sekarang (jumlahnya) mau 2.000 outlet,” ucap Andrew.
Di lain sisi, dengan semakin banyaknya jumlah pelaku usaha gadai yang saat ini terdaftar di OJK, tidak menjadi ancaman bagi Pusat Gadai Indonesia. Melainkan sebagai sinyal positif bagi kemajuan industri ini ke depan.
“Semakin banyak orang yang daftar ke OJK (perusahaan) gadainya, makin seru, bisnisnya akan semakin matang, semakin dewasa, akan semakin melek masyarakat,” kata Andrew.
“Jadi, kalau semakin banyak orang yang daftar (berizin OJK), saya akan semakin senang. Saya tidak menganggapnya kompetitor, tapi justru senang dengan industri gadai yang maju ini,” sambung dia.
Baca Juga
OJK Pastikan Perusahaan Gadai Legal Tak Jadi Tempat Cuci Uang dan Tampung Barang Ilegal
Andrew menilai, prospek bisnis gadai di Indonesia masih sangat besar, terutama di sektor emas yang terus mencatatkan pertumbuhan nilai yang tinggi. Hingga September 2025, harga emas tercatat meningkat hingga 51%, yang mendorong kenaikan outstanding pembiayaan gadai 30%-40%.
“Pangsa pasar gadai semakin tahun semakin bagus,” ujarnya.
Sebagai ketua asosiasi, Andrew turut menyoroti keberadaan maraknya gadai ilegal. Namun, ia menegaskan bahwa asosiasi hanya fokus membina perusahaan gadai yang mendapat izin saja.
“Kita kan penertiban terus ya (gadai ilegal), tahun demi tahun. Jadi nantinya juga yang ilegal itu akan terberantas dengan sendirinya,” katanya.

