Menko Perekonomian Sebut BRI masih Punya Pekerjaan Rumah, Apa Itu?
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk (BBRI) masih memiliki pekerjaan rumah (PR) pembentukan bullion bank atau bank yang menyediakan layanan berbasis logam mulia.
“Ke depan, BRI masih memiliki PR yaitu terkait pembentukan bullion bank,” kata Airlangga, saat acara BRI Microfinance Outlook, di ICE BSD, Banten, Kamis (30/1/2025).
Baca Juga
Dia berharap ketika bullion bank sudah terbentuk, deposito UMKM dapat beralih menjadi deposito emas. Dengan peralihan ini, lindung nilai dari UMKM ekspor dapat terjaga.
Menurut Airlangga, harga emas selalu terapresiasi, dibandingkan aset lainnya. Emas, sebagai safe haven, dapat menumbuhkan UMKM.
“Dari Kemenko, nanti akan diminta dari BRI untuk top 20 UMKM untuk dibina terus dengan Kementerian UMKM agar naik kelas,” ujar dia.
Baca Juga
Airlangga Sebut BRI Banyak Lakukan Hapus Utang dan Tagih ke UMKM
Airlangga mengatakan, pemerintah menargetkan setiap tahun terdapat 20 UMKM yang bisa graduasi dari UMKM menjadi usaha menengah yang tangguh.
Dia mengatakan bahwa keberpihakan pemerintah terhadap UMKM diwujudkan melalui program hapus utang dan hapus tagih. Selain itu, pemerintah memberikan program kredit investasi untuk sektor padat karya, di antaranya tekstil atau garmen, alas kaki, makan minum, furnitur, dan sektor lain dengan jumlah tenaga kerja tertentu.
Sektor-sektor tersebut mendapat subsidi bunga kredit sebesar 5%. “Ini menjadi kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi untuk ekspor,” ucap dia.

