Menko Perekonomian Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2024 Masih Solid
JAKARTA, investorturst.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan ekonomi 2024 masih solid. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2024 sebesar 5,02 secara tahunan lebih tinggi dibanding negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Arab Saudi.
“Singapura di 4,3% (secara tahunan) dan Malaysia 4,8%, juga Arab Saudi yang masih 4,4%” kata Airlangga, di kantornya, Jakarta, Rabu (5/2/2025).
Airlangga mengatakan stabilitas ekonomi tersebut didukung inflasi yang tetap rendah dan terkendali. Sementara itu, rasio utang pemerintah masih di bawah 40% atau 38,9%. Ini menjadi cermin kebijakan fiskal yang hati-hati dan ruang untuk investasi masih cukup tersedia.
Tingkat inflasi pada 2024 secara tahunan berada di angka 1,57%. Angka ini terkendali di batas bawah rentang inflasi yang ditetapkan 2,5% plus minus 1%.
“Ini juga mendukung pertumbuhan ekonomi,” ucap dia.
Baca Juga
Kemenko Perekonomian Sebut Dinamika Global Terus Pengaruhi Ekonomi Indonesia ke Depan
Airlangga mengatakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto dapat mendorong pertumbuhan di kuartal IV-2024. Salah satunya saat Natal dan Tahun Baru. Dengan kebijakan pemberian tarif diskon pesawat di akhir tahun terjadi aktivitas kunjungan wisata meningkat di bulan Oktober sampai dengan Desember 2024 sebesar 15,59% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.
“Tingkat hunian hotel berbintang juga meningkat 4,29% antara Oktober sampai dengan Desember 2024,” ujar dia.
Pergerakan penumpang, baik dari transportasi kereta, udara, maupun angkutan laut, juga mengalami peningkatan. Ini tercermin dalam PMI Manufaktur yang kembali di level ekspansif.
“Jadi, di Desember sudah di atas 50, dan Januari pun capaiannya 51,9,” kata dia.
Optimisme di sektor manufaktur juga tinggi. Airlangga mengatakan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga terus berada di level di atas 100 atau 121,1, dan indeks penjualan riil tumbuh positif.
“Angka ini menegaskan bahwa kita masuk dalam zona 5% atau 5,03% di tahun 2024. PDB kita juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yaitu Rp 20.892 triliun, dan di bulan Desember kemarin, sepanjang tahun 2024, PDB nominal kita mencapai Rp 22.139 triliun,” ujar dia.
Suasana Konferensi Pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta, Rabu (5/2/2025). Foto: Investortrust/Dicki Antariksa
Baca Juga
Kadin Fokus Konsolidasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Sektor Riil
Jika diterjemahkan, PDB per kapita juga telah meningkat mendekati US$ 5.000, yaitu Rp 78,62 juta per tahun atau setara dengan US$ 4.960,33.
Airlangga menyadari terjadi deflasi 0,76% pada Januari 2025. Angka ini ditopang oleh kebijakan yang diterapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yaitu pemberian diskon tarif listrik sebesar 50%.
Meski deflasi akibat harga diatur pemerintah, Airlangga optimis dengan daya beli masyarakat yang masih terjaga. Ini terlihat dari inflasi inti yang tetap naik.
“Namun, jelas bahwa dengan tarif subsidi yang 50% ini, inflasi kita rendah,” kata dia.

