Meski Fokus Genjot Digitalisasi, Taspen Sebut Peran Kantor Cabang Masih Penting
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Taspen (Persero) menyatakan belum memiliki rencana untuk menambah jumlah kantor cabang, di tengah fokus dalam menggenjot digitalisasi bisnis dan layanan.
Meski begitu, keberadaan kantor cabang tetap dinilai penting untuk melayani peserta, terutama mereka yang masih membutuhkan layanan tatap muka.
Corporate Secretary Taspen Henra mengungkapkan, saat ini pihaknya memiliki 57 kantor cabang yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Perusahaan memilih mengoptimalkan layanan digital sehingga penambahan kantor cabang belum menjadi prioritas.
“Selama ini kita sudah mulai stop dulu penambahan kantor cabang. Walaupun tadi misalnya, di Papua ada penambahan lima provinsi baru. Karena kan sekarang digital sudah bisa apply dimana-mana,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust, dalam diskusi terbatas dengan sejumlah media, di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Baca Juga
Taspen Fokus 3 Aspek Ini untuk Jamin Keamanan Digital Nasabah
Menurut Henra, digitalisasi membuat akses layanan Taspen menjadi lebih fleksibel bagi peserta. Oleh karena itu, perusahaan saat ini lebih memfokuskan pengembangan layanan digital dibandingkan memperluas jaringan kantor cabang.
“Kalau misalnya bikin kantor cabang lagi sepertinya belum ke arah sana. Sekarang kencangnya di digitalisasi,” katanya.
Setali tiga uang, Corporate Communication Media Relation Department Head Taspen Rizky Bachrudin menambahkan, optimalisasi teknologi juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam melayani peserta dengan jumlah sumber daya manusia (SDM) yang lebih ramping.
Ia mengatakan, jumlah karyawan Taspen saat ini sekitar 1.300 orang, turun dari sebelumnya yang hampir mencapai 4.000 orang. Jumlah tersebut telah mampu melayani hampir 9 juta peserta.
Secara jumlah karyawan juga kita jauh, sebelumnya hampir 4.000 sekarang tinggal sekitar 1.300 yang melayani hampir 9 juta peserta.
“Kalau penambahan (kantor cabang) belum ada rencana lagi,” ucapnya.
Baca Juga
KPK Serahkan Uang Rp 883 Miliar Hasil Rampasan ke Taspen, Ini Penampakannya
Layanan Tatap Muka Tetap Dibutuhkan
Meski digitalisasi terus dikembangkan, Service Department Head Taspen Catur Herjanwinardi menyatakan, layanan kantor cabang masih memiliki peran penting. Hal ini lantaran sebagian peserta masih menghadapi kendala jarak maupun keterbatasan akses teknologi.
Menurutnya, terdapat peserta yang tinggal jauh dari Kantor Cabang Taspen tapi tetap memilih datang secara langsung karena ingin memperoleh kepastian terkait layanan dan pembayaran manfaat.
“Apalagi ke Taspen pasti dia mencairkan sesuatu. Mereka lebih senang langsung datang ke Taspen hanya untuk memastikan kapan dibayar,” ujar Catur.
Selain itu, keterbatasan perangkat yang dimiliki masyarakat juga menjadi salah satu tantangan dalam memperluas pemanfaatan layanan digital. Peserta yang belum menggunakan smartphone misalnya, belum tentu mengetahui bahwa sejumlah layanan Taspen dapat diakses tanpa harus datang ke kantor cabang.
