Penjualan Rumah Primer Anjlok 8,43%, Semua Segmen Terkoreksi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bank Indonesia (BI) mencatat penjualan properti residensial di pasar primer mengalami kontraksi sebesar 8,43% pada kuartal III-2026 dibandingkan kuartal III-2025 atau secara tahunan (year on year/yoy). Penurunan penjualan terjadi pada seluruh tipe rumah.
“Kontraksi pada kuartal III-2026 lebih dalam dibandingkan kontraksi pada kuartal II-2026 yang mencapai 2,36% (yoy)," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso saat mengumumkan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) BI Triwulan III-2026 di Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Survei SHPR BI menunjukkan, rumah tipe menengah menjadi segmen dengan penurunan penjualan terdalam pada kuartal III-2026 (yoy), yakni 15,42%. Penurunan tersebut lebih dalam dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang tercatat 10,51% (yoy).
Baca Juga
Pembiayaan Perumahan Diperluas, Pasar Komunitas Jadi Sasaran
Penjualan rumah tipe besar juga berbalik mengalami kontraksi sebesar 10,78% pada kuartal III-2026 (yoy). “Padahal, pada kuartal II-2026, penjualan rumah tipe besar masih tumbuh sebesar 13,08% (yoy),” tutur Denny.
Adapun penjualan rumah tipe kecil, menurut Denny, terkoreksi 4,95% pada kuartal III-2026 (yoy). Angka tersebut melanjutkan tren penurunan pada kuartal sebelumnya sebesar 2,88% (yoy).
BI juga mencatat sejumlah tantangan utama yang dihadapi para pengembang dalam pengembangan dan penjualan rumah. Kenaikan harga bangunan menjadi kendala terbesar berdasarkan jawaban 26,24% responden pengembang di 16 kota di Indonesia.
Baca Juga
KUR Perumahan Capai 119.790 Debitur, Nilai Kredit Tembus Rp 29,17 T
“Kendala lainnya meliputi perizinan atau birokrasi sebesar 17,17%, suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 15,71%, perpajakan sebesar 10,54%, serta proporsi uang muka KPR yang tinggi sebesar 10,05%,” papar BI.
Di sisi lain, pergerakan penjualan rumah tersebut berbanding terbalik dengan perkembangan harga properti residensial. Berdasarkan hasil survei BI, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada kuartal III-2026 masih tumbuh 0,58% (yoy).
“Namun, pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan dengan kuartal II-2026 yang mencapai 0,69% (yoy). Untuk rumah tipe menengah, harga tumbuh 0,63% pada kuartal III-2026 (yoy),” ujar Denny.
