HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit, Penjualan Tembus 2.000 Rumah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pengembang Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta mulai melakukan serah terima 1.500 unit rumah kepada konsumen pada akhir Oktober 2026. Hingga saat ini, penjualan hunian di kawasan tersebut diklaim telah mencapai lebih dari 2.000 unit sejak diluncurkan pada akhir 2025. Serah terima unit ditandai melalui acara yang berlangsung di Balai Nusantara HWB Purwakarta, Sabtu (31/10/2026).
HWB Purwakarta adalah kawasan perumahan tapak modern dan terjangkau yang dikembangkan oleh PT Hunian Warisan Bangsa bekerja sama dengan LippoLand (Lippo Group).
Deputy COO Hunian Warisan Bangsa I Putu Adi Sastrawan mengatakan, pengembangan HWB Purwakarta tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah, tetapi juga pembentukan lingkungan yang mendukung kehidupan masyarakat.
Dari sisi harga, HWB Purwakarta menawarkan hunian mulai Rp98 juta dengan pilihan satu, dua, dan tiga kamar tidur. "Kami juga menyediakan skema cicilan tertentu mulai sekitar Rp600.000 per bulan selama 40 bulan, sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya dalam siaran pers, Senin (2/11/2026).
Baca Juga
LippoLand Dukung Peluncuran HWB Serang, Hadirkan Hunian Terjangkau di Kawasan Strategis
Kawasan tersebut juga memperoleh pengakuan dari Indonesia Property Watch (IPW). Pada 22 September 2026, HWB Purwakarta menerima Indonesia Property Record untuk kategori rumah komersial non-subsidi dua lantai dengan harga paling terjangkau di Indonesia.
CEO IPW Ali Tranghanda menilai keterjangkauan hunian perlu mempertimbangkan aspek lokasi dan kualitas lingkungan, selain harga rumah.
Selain hunian, pengembang menyiapkan fasilitas komersial melalui Griya Niaga yang terdiri atas ruko tiga lantai berukuran 4 x 12 meter. Deretan ruko tersebut menghadap boulevard utama selebar 16 meter dan ditujukan untuk mendukung kegiatan usaha di kawasan.
Baca Juga
Menteri Ara Resmikan Hunian HWB Purwakarta Lippo Senilai Rp 1,5 Triliun
Sejumlah fasilitas yang telah beroperasi di kawasan HWB Purwakarta antara lain Masjid Tajug Istimewa Nusantara, Toko MAMA, FmX, Bank Nobu, serta pusat kuliner dan UMKM.
Pengembangan kawasan juga diarahkan untuk mendukung aktivitas sosial masyarakat melalui Balai Nusantara dan ruang komunal. Berbagai kegiatan warga dan bazar UMKM turut diselenggarakan untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
Dalam jangka panjang, HWB Purwakarta direncanakan mampu menampung lebih dari 30.000 penduduk. Pengembangan kawasan tersebut dilakukan melalui PT Hunian Warisan Bangsa bersama LippoLand.
