Prabowo: Urusan Selatan Selatan Tidak Cukup Hanya Omong-omong Saja
JAKARTA, investortrust.id – Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto menekankan pentingnya penguatan ekonomi melalui pengelolaan kekayaan Indonesia. Dengan car aitu Indonesia bisa meningkatkan nilai tambah dan memperkuat posisi Indonesia di dunia.
“Sekarang pun (Indonesia) sudah menjadi panutan di negara-negara Afrika. Begitu banyak negara di sana melihat, dating untuk belajar dari kita, karena kita dianggap negara Selatan yang cukup berhasil. Inflasi kita rendah, pertumbuhan masih ada, neraca perdagangan bagus, surplus perdagangan 5 tahun berturut-turut, kita sekarang jadi panutan,” tegas Prabowo dalam debat Calon Presiden di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).
Penguatan peran Indonesia dalam Kerja Sama Selatan-Selatan pada tahun 2010-2012 memperkuat koordinasi dalam kerangka koordinasi institusional untuk ikut memerankan diplomasi pembangunan. Periode 2015-2019 Indonesia berperan dalam Kerjasama Selatan-Selatan dan menjadi bagi Indonesia untuk terus mengambil peran optimal.
Baca Juga
Sebut Utang Luar Negeri Indonesia Tak Pernah Default, Prabowo: Kita Dihormati!
Rancangan penguatan selanjutnya periode 2020-2024 yaitu optimalisasi Kerjasama pembangunan intenasional. Sasarany a mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui peningkatan sumber-sumber dan mekanisme pendanaan baru serta perdagangan bebas aktif.
Indonesia telah membangun ekonominya dengan baik, hal ini menjadi alasan mengapa negara-negara Selatan melihat ke Indonesia. Namun, Prabowo menekankan, kepemimpinan Indonesia tidak hanya harus berbicara, tetapi juga harus memberikan contoh nyata dalam mengelola kekayaan dan memimpin dengan agenda yang jelas.
“Kenapa negara-negara Selatan sekarang melihat ke Indonesia? Karena kita berhasil membangun ekonomi kita, jadi tidak hanya omong saja,” ujarnya.
Baca Juga
Sebut Utang Luar Negeri Indonesia Tak Pernah Default, Prabowo: Kita Dihormati!

