Kasus Menonjol yang Ditangani Polda Metro Jaya di 2023: Jual Beli Ginjal hingga Film Porno
JAKARTA, investortrust.id - Kapolda Metro Jaya membeberkan sejumlah kasus menonjol yang ditangani Polda Metro Jaya sepanjang 2023. Hal itu disampaikan Karyoto saat rilis akhir tahun di Balai Polda Metro Jaya, Kamis (28/12/2023).
Sepanjang 2023, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangani 21.842 kasus yang dibongkar, terdapat sejumlah kasus menonjol. Salah satunya, kasus perdagangan senjata apil ilegal. Berkat kerja sama dengan POM TNI AD, Polda Metro Jaya menyita puluhan senjata api ilegal yang merupakan modifikasi dari airsoft gun. Selain itu, Polda Metro Jaya juga membongkar produsen hingga jaringan pemasaran senpi ilegal.
Selain itu, terdapat kasus jual beli ginjal ilegal. Dalam kasus ini, terungkap adanya jaringan yang mengajak atau memberangkatkan orang untuk menjual ginjal ke Kamboja. Dari pengusutan yang dilakukan Ditreskrimum Polda Mentro Jaya menjerat dan menangkap 10 orang pelaku di berbagai wilayah yang berbeda.
"Kasus jual beli ginjal beberapa waktu lalu cukup jadi trending karena alangkah murahnya ginjal-ginjal masyarakat kita yang didesak dengan kebutuhan ekonomi, dijual dengan harga yang sangat murah dan seharusnya ini juga tidak boleh karena keterkaitan dengan Undang-undang Kesehatan," kata Karyoto dalam rilis akhir tahun di Balai Polda Metro Jaya, Kamis (28/12/2023).
Baca Juga
Selain itu, Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga membongkar sejumlah kasus menonjol lainnya, seperti penemuan mayat di Cinere, dan penemuan mayat di Koja. Kedua kasus ini terbongkar dengan scientific crime investigation.
Untuk Ditreskrimus, Karyoto membeberkan, salah satu kasus menonjol adalah rumah produksi film porno di Jakarta Selatan. Karyoto mengaku prihatin atas kasus tersebut karena film porno ternyata diproduksi di wilayah Jakarta.
"Ini juga sangat mengagetkan karena film porno di wilayah kita sudah ada yang memproduksi dan menyebarkan," katanya.
Selain itu, Ditreskrimsus juga membongkar sejumlah kasus penipuan penjualan tiket yang marak terjadi saat konser musik, seperti Coldplay beberapa waktu lalu. Penipuan tiket juga banyak terjadi saat pertandingan sepak bola yang mempertemukan Indonesia dengan Argentina. Penipuan tiket paling marak terjadi melalui online. Kasus lainnya yang menonjol dan ditangani Ditreskrimsus adalah kasus calon imigran ilegal dan malapraktik kedokteran.
Baca Juga
Sepanjang 2023, Ada 21.768 Kasus Kejahatan terhadap Perempuan dan Anak
Polda Metro Jaya telah membongkar sejumlah kasus judi, baik judi darat maupun judi online. Secara total, Polda Metro Jaya membongkar 98 kasus judi dengan 260 kasus.
Terkait kejahatan narkoba, Karyoto memaparkan sejumlah kasus menonjol, seperti kasus sabu seberat 173 kilogram yang dikemas dengan 165 bungkus teh, dan kasus ganja seberat 92 kilogram. Kasus menonjol lainnya adalah kasus narkoba cair atau liquid. Selain itu, Karyoto mengungkapkan, kasus narkoba yang dominan di Polda Metro Jaya aalah kasus obat daftar G atau Tramadol. Diungkapkan, obat itu menjadi salah satu penyebab maraknya tawuran di Jakarta.
"Obat ini sangat berbahaya dikonsumsi anak muda sehingga keberaniannya bisa timbul luar biasa dan ini adalah salah satu sebab, dapat diindikasikan sebagai penyebab tawuran yang cukup banyak terjadi di wilayah DKI jakarta," katanya

