Survei Indikator Politik Terbaru: Prabowo-Gibran 46,7%, Ganjar-Mahfud 24,5%, dan Anies-Cak Imin 21%
JAKARTA, investortrust.id - Survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka meraih elektabilitas tertinggi dibanding dua pasangan calon pesaing mereka. Prabowo-Gibran meraih elektabilitas 46,7%. Secara tren, elektabilitas Prabowo terus naik
"Sepanjang tahun 2022, bahkan sampai awal 2023, Pak Prabowo kedodoran elektabilitasnya. Baru Pak Prabowo menyalip Mas Ganjar pasca-insiden Piala U-20 yang gagal. Mas Ganjar awalnya peringkat pertama terus, tetapi trennya turun. Mas Anies sempat mendekati Mas Ganjar di pertengahan tahun lalu, tetapi trennya menurun," kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam rilis hasil survei yang disiarkan akun Youtube Indikator Politik Indonesia, Selasa (26/12/2023).
Baca Juga
Survei Indikator Politik Ungkap Gibran Pemenang Debat Cawapres
Burhanuddin mengatakan, di urutan kedua terdapat pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang meraih elektabilitas 24,5% disusul capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan 21%. Sementara, masih ada 7,8% responden yang tidak tahu atau tidak menjawab.
Dengan raihan tersebut, Burhanuddin mengaku pihaknya belum dapat memastikan pasangan capres-cawapres yang masuk ke putaran kedua seandainya Prabowo-Gibran gagal meraih kemenangan dalam satu putaran. Hal ini mengingat elektabilitas Ganjar-Mahfud hanya unggul tipis atau masih dalam batas margin of error dibanding Anies-Cak Imin
"Dalam margin of error 2,9%. Jadi saya tidak tahu siapa yang unggul di antara Ganjar atau Anies kalau misalnya tidak terjadi satu putaran. Misteri Tuhan selain jodoh dan kematian adalah siapa pendamping Prabowo-Gibran di putaran kedua, itu kita belum bisa menebak sampai hari ini. Bisa Ganjar, bisa Anies, tetapi peluang keduanya masih terbuka seandainya Prabowo-Gibran gagal meraih 50% plus satu," katanya.
Baca Juga
Gawat, Survei SMRC Sebut 90 Juta Pemilih Anggap Politik Uang Hal yang Wajar
Survei ini dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 23 Desember hingga 24 Desember 2023 dengan sampel sebanyak 1.217 responden yang dipilih melalui kombinasi metode random digit dialing (RDD) dan double sampling. Margin of error survei diperkirakan ± 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang sudah terlatih dan profesional.

