Survei Indikator: Prabowo-Gibran Naik, Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin Turun
JAKARTA, investortrust.id - Survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan elektabikitas capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul telak atas dua pasangan pesaingnya, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 45,8%, sementara capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud meraih 256% dan pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Cak Imin meraih 22,8%.
"Elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran berada di angka 45,8%, sementara Ganjar-Mahfud 25,6% dan Anies-Cak Imin 22,8%, sementara yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 5,9%," kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei "Dinamika Elektoral di Masa Awal Kampanye", Sabtu (9/12/2023).
Baca Juga
Elektabilitas Capres Makin Tak Masuk Akal, Setara Institute Kritik Lembaga Survei
Dengan hasil survei ini, elektabilitas Prabowo-Gibran naik dibandingkan dengan survei sebulan sebelumnya, yakni 27 Oktober-1 November 2023. Saat itu, Prabowo-Gibran dipilih oleh 39,7% responden. Sebaliknya, elektabilitas Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin menurun dibanding survei sebelumnya. Elektabilitas Ganjar-Mahfud sebelumnya 30% atau turun 4,4%, sedangkan Anies-Cak Imin turun 1,6% karena survei sebelumnya mendapat elektabilitas 24,4%.
Dalam survei itu terungkap dukungan kepada Prabowo-Gibran meningkat dari berbagai kelompok usia pemilih, mulai dari generasi Z (kurang dari 26 tahun), milenial (27-42 tahun), generasi X (43-58 tahun), dan boomer (58 tahun ke atas).
"Dukungan kepada Prabowo-Gibran tampak meningkat pada semua kelompok umur, baik generasi Z, milenial, generasi X, dan boomers. Demikian pula pada kelompok Islam dan non-Islam," katanya.
Baca Juga
KPU Buka Peluang Konten Kreator Jadi Moderator Debat Capres-cawapres 2024
Survei ini dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 23 November hingga 1 Desember 2023 terhadap 1.200 responden. Pengambilan sampel responden dengan teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat atau multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of error +/- 2,9% dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95%.

