Megawati Ajak Warga Tolak Iming-Iming Bansos Jelang Pilkada 2024, Wamendagri Respons Ini
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengajak masyarakat untuk menolak iming-iming bantuan sosial (bansos) menjelang Pilkada 2024.
Merespons hal itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menyampaikan, Kemendagri telah memerintahkan seluruh pemerintah daerah (pemda) untuk menunda penyaluran bansos sejak 13 November 2024. Menurutnya, penundaan tersebut untuk mengantisipasi praktik politik uang melalui bansos. Ditekankan, bansos yang bermotif agenda politik dapat dipastikan tidak akan tepat sasaran.
“Kemendagri kan sudah memerintahkan penundaan bansos, saya kira sejalan dengan itu. Bansos kalau dikaitkan dengan agenda politik tentu tidak baik. Karena tidak sesuai dengan targetnya, tidak substantif. Secara jangka panjang, pesan dari Bu Mega, bahwa bansos harus lebih efektif kita salurkan kepada yang benar-benar membutuhkan dan bukan hanya diboncengi oleh agenda-agenda lain,” kata Bima Arya saat ditemui di kantor Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jakarta, Kamis (21/11/2024).
Baca Juga
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengajak masyarakat tidak terbuai bujukan seperti bansos yang mengarah ke salah satu kandidat menjelang Pilkada 2024. Hal itu disampaikan Megawati melalui tayangan video yang diputar saat Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan konferensi pers terkait Pilkada 2024 di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Rabu (20/11/2024) lalu.
Putri dari Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno itu menyesalkan adanya praktik tersebut lantaran merupakan pelanggaran berupa politik uang (money politics).
“Mereka memaksakan pasangan calon tertentu dengan berbagai intimidasi dan sekaligus iming-iming sembako gratis bahkan uang. Itu semua adalah bagian dari money politics,” kata Megawati.
Presiden Kelima RI ini mengingatkan kembali Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi kehormatan, martabat, dan harga diri. Untuk itu, Megawati berharap seluruh rakyat Indonesia tidak terpengaruh dan takut terhadap berbagai intimidasi dan praktik-praktik curang Pilkada 2024.
Baca Juga
Pimpin Apel Siaga Masa Tenang Pilkada 2024, Gibran: Beda Pendapat Hal Lumrah
“Mari kita belajar dari rakyat Ghana di Benua Afrika. Mereka punya keberanian untuk menolak berbagai bujuk rayu kekuasaan. Bahkan ketika ada yang mencoba menyuap rakyat dengan sembako gratis, mereka berani menolak dan mengatakan, ‘Yang kami perlukan adalah pendidikan dan sistem kesehatan yang lebih baik, serta pekerjaan,’ ujar mereka (rakyat Ghana) dengan penuh percaya diri,” imbuh Megawati.

