KPU Gandeng 8 Kantor Hukum untuk Hadapi 297 Sengketa Hasil Pileg 2024 di MK
JAKARTA, investortrust.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggandeng delapan kantor hukum untuk menghadapi 297 gugatan sengketa hasil Pileg 2024 yang persidangannya mulai digelar Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Senin (29/4/2024).
Komisioner KPU, Mochammad Afifuddin mengatakan KPU memberikan kuasa kepada delapan kantor hukum tersebut untuk mematahkan dalil-dalil para pemohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) dalam persidangan di MK.
"Dalam menghadapi PHPU Pileg 2024 ini, KPU telah memberikan kuasa kepada delapan kantor hukum yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang kepemiluan untuk dapat mengoptimalkan KPU dalam membantah dalil-dalil permohonan pemohon," kata Afifuddin, Senin (29/4/2024).
KPU akan menghadapi 285 permohonan sengketa PHPU terkait hasil pemilihan anggota DPR dan DPRD serta 12 permohonan PHPU Pileg 2024 terkait pemilihan anggota DPD. Data tersebut berdasarkan permohonan yang tercatat di buku registrasi perkara konstitusi elektronik atau e-BRPK yang diterima KPU dari MK pada Selasa (23/4/2024) lalu.
"Mulai hari ini, akan disidangkan dengan agenda pemerikasaan pendahuluan," tandas dia.
Dalam menghadapi ratusan sengketa hasil Pileg 2024 ini, KPU terus berkonsolidasi dengan KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota yang daerahnya bersengketa. Konsolidasi ini dilakukan untuk menyiapkan jawaban dan alat bukti yang akan diserahkan ke MK mulai 3 Mei 2024.
"Prinsipnya KPU telah melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan jajaran KPU mulai dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota dalam menyiapkan jawaban dan alat bukti yang akan diserahkan kepada MK mulai dari tanggal 3 Mei 2024 berdasarkan jadwal yang ditetapkan MK untuk menghadapi persidangan pemeriksaan yang akan dimulai pada tanggal 6 Mei 2024," katanya.
Delapan kantor hukum yang ditunjuk KPU untuk menghadapi sengketa hasil Pileg 2024 di MK, yakni:
1. Hicon Law & Policy Strategies
2. ANP Law Firm (Ali Nurdin and Partners)
3. Nurhadi Sigit Law Office
4. Dr Muhammad Rullyandi
5. Law Office Saleh & Partners
6. Law Office Josua Victor
7. Kantor advokat Pieter Ell dan Associates
8. Bengawan Law Firm

