Hari Ini, MK Mulai Adili 297 Sengketa Hasil Pileg 2024
JAKARTA, investortrust.id - Mahkamah Konstitusi (MK) mulai menggelar sidang sengketa hasil Pileg 2024, Senin (29/4/2024). Terdapat 297 permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pileg 2024 yang ditangani MK.
Sebanyak 297 perkara itu terdiri dari 285 perkara DPR/DPRD dan 12 perkara DPD. Dari 285 perkara DPR/DPRD, sebanyak 171 perkara diajukan oleh partai politik dan 114 perkara diajukan oleh calon legislatif (caleg) atau pemohon perseorangan.
Baca Juga
Perkara yang diajukan pemohon perseorangan terdiri atas perkara PHPU DPRD Kabupaten/Kota sebanyak 74 perkara, perkara DPRD Provinsi sebanyak 28 perkara, dan DPR sebanyak 12 perkara.
Sedangkan 12 perkara PHPU DPD, meliputi sembilan provinsi, yakni Papua Tengah, Papua Selatan, Riau, Maluku, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Untuk menangani ratusan sengketa hasil Pileg 2024 itu, MK membagi sembilan hakim konstitusi dalam tiga panel majelis hakim. Masing-masing panel terdiri dari tiga hakim konstitusi.
Baca Juga
Panel satu terdiri atas Suhartoyo selaku ketua panel dengan hakim anggota Daniel Yusmic Foekh dan Guntur Hamzah. Panel dua terdiri atas Saldi Isra selaku ketua panel serta Ridwan Mansyur dan Arsul Sani sebagai anggota. Panel tiga terdiri dari Arief Hidayat selaku ketua panel dengan anggota Anwar Usman dan Enny Nurbaningsih.
Panel satu yang dipimpin Suhartoyo menangani 103 perkara, sedangkan panel dua dan tiga masing-masing memeriksa 97 perkara.
Sidang dengan agenda pemeriksaan pendahuluan akan digelar MK hingga 3 Mei 2024. Sidang digelar secara paralel di tiga ruang sidang MK di Gedung I dan II MK, serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Mahkamah Konstitusi RI.

