Firli Bahuri Tegaskan Tak Pernah Peras SYL
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan tidak pernah melakukan pemerasan dan menerima suap dari pihak mana pun, termasuk mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Hal itu disampaikan Firli dalam konferensi pers sebelum memenuhi panggilan klarifikasi Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Senin (20/11/2023).
"Saya tidak pernah melakukan pemerasan kepada siapa pun dan saya juga tidak pernah terlibat terkait dengan suap menyuap," kata Firli.
Baca Juga
Sebelumnya, Firli telah memenuhi pemeriksaan penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri terkait kasus dugaan pemerasan terhadap SYL. Firli mengakui posisinya saat ini sangat berat. Setelah 40 tahun mengabdi dan saat ini sedang memimpin KPK, Firli mengaku sedang menghadapi serangan balik dari koruptor.
"Demikian beratnya posisi saya saat ini, ketika melawan serangan balik koruptor apalagi itu dihadapi dengan gagah berani, dengan tanpa menyerah, tanpa mengenal lelah untuk membersihkan negeri ini dari praktik korupsi dan pastilah akan terjadi perlawanan dr koruptor. Setelah bertahun-tahun mengabdi dengan jiwa korsa yang dalam, saya harus menjemput keadilan dengan cara yang tidak pernah akan saya lakukan kepada siapa pun," katanya.
Baca Juga
Firli Sebut Tak Pernah Bertemu di Kertanegara, SYL: Aku Masih Diborgol
Dalam kesempatan ini, Firli menekankan tidak pernah mangkir dari panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Firli mengaku tidak hadir dalam pemeriksaan pada 8 November 2023 karena tengah melakukan kunjungan kerja ke Aceh.
"Kami dipanggil untuk minta keterangan pada tanggal 8 November 2023, tetapi di saat yang sama saya juga harus melaksanakan tugas-tugas saya sebagai ketua KPK hadir di tengah-tengah masyarakat episentrum dari wilayah barat yaitu Aceh," ujar Firli.

