KPU: Terdapat 'Beda Data' Hasil Coblos 2.352 TPS di Sirekap
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari mengakui terdapat kesalahan atau ketidaktepatan konversi dari pembacaan formulir hasil plano sekitar 2.352 TPS, yang diunggah ke platform Sirekap.
Fakta ini dikonfirmasi Hasyim saat menggelar Konferensi Pers yang digelar di Kantor KPU RI, Jakarta, Kamis (15/02/2024).
"Bahwa terdapat kesalahan atau ketidaktepatan konversi dari pembacaan formulir yang diunggah, itu sifatnya random, tidak hanya pilpres tapi juga ada pilegnya," ungkap Hasyim.
Namun Hasyim mengaku KPU belum sepenuhnya mengetahui detail terkait berapa margin error suara masing-masing capres-cawapres atau caleg akibat 'beda data' pada platform Sirekap.
Baca Juga
"Dari jumlah berapa sih jumlah suara hasil konversi yang kemudian tidak tepat , belum kami cek sedetail itu. Yang jelas sudah kami pantau dan termonitor itu tadi ada di 2.325 TPS," sebutnya.
Hasyim berujar KPU akan segera memperbaiki data akibat ketidatepatan konversi tersebut. Ia juga menambahkan berterima kasih kepada atas partisipasi publik yang turut memantau perkembangan penghitungan pemilu 2024 melalui Sirekap.
Baca Juga
"Itu sudah teridentifikasi by sistem dan sudah diminta melakukan koreksi terhadap konversi yang salah tersebut, supaya pemindaiannya itu jelas dan terbaca sebagaimana tertulis di dalam formulir," ujarnya.

