Elektabilitas Golkar Moncer di Berbagai Survei, Bahlil Effect?
JAKARTA, investortrust.id – Elektabilitas Partai Golkar berdasarkan survei dari sejumlah lembaga menunjukkan stabilitas. Hasil sejumlah survei menempatkan Partai Golkar di jajaran tiga besar partai politik dengan elektabilitas mencapai dua digit.
Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Said Aldi Al Idrus menilai soliditas dan kerja nyata kader di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga elektabilitas Partai Golkar.
"Kalau kita melihat kondisi sekarang, kader-kader Partai Golkar memang makin agresif bergerak, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPP. Seluruh organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, termasuk organisasi sayap, semuanya bergerak untuk kepentingan rakyat," kata Said kepada wartawan dikutip Senin (26/10/2026).
Baca Juga
Golkar Pasang Target Tambah Kursi Parlemen, Bahlil: Ketum Golkar Belum Pernah Jadi Presiden
Said tidak menampik, soliditas kader tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Dikatakan, Bahlil terus mendorong seluruh kader, organisasi sayap, hingga anggota legislatif untuk aktif turun ke masyarakat tanpa harus menunggu momentum pemilihan umum.
Said mengatakan, Bahlil secara konsisten menginstruksikan seluruh kader Golkar agar mengedepankan kerja nyata dan kepedulian sosial. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat.
"Ini sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bapak Bahlil Lahadalia, bahwa kader-kader Golkar harus terus bergerak dan jangan menunggu pemilu. Jadi, memang tugas kita adalah membantu masyarakat di mana pun kita berada," ujarnya.
Said menegaskan, hasil survei menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk makin aktif bekerja. Dikatakan, AMPG telah menjalankan berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu korban banjir bandang di Aceh Tamiang, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta menyalurkan ribuan paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
"Sejak hari kedua kejadian sampai hari ini, tim kami masih berada di Aceh Tamiang untuk membantu masyarakat, termasuk memperbaiki rumah-rumah ibadah dan masjid. Ini merupakan arahan Ketua Umum bahwa kita harus bekerja untuk masyarakat," jelasnya.
Selain kegiatan sosial, Said menyebut kepemimpinan Bahlil turut mendorong regenerasi dan kreativitas kader muda melalui Akademi AMPG serta berbagai kegiatan olahraga, seperti turnamen futsal dan basket. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana memperluas partisipasi generasi muda dalam aktivitas Partai Golkar.
"Di AMPG sekarang juga ada Akademi AMPG. Di sana para senior Partai Golkar memberikan ilmu kepada kader-kader muda. Semua anak muda Partai Golkar berpartisipasi untuk membantu masyarakat, bukan semata-mata untuk menaikkan elektabilitas," katanya.
Baca Juga
Sambut HUT Ke-62, Bahlil Minta Seluruh Agenda Golkar Digelar Bersahaja
Meski demikian, Said mengingatkan seluruh kader agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian elektabilitas Golkar. Ia menilai posisi tiga besar dalam sejumlah survei harus menjadi penyemangat untuk memperkuat konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029. Golkar, katanya, bertekad meningkatkan perolehan kursi DPR dari 102 kursi yang dimiliki saat ini. Untuk itu, ia memastikan seluruh kader AMPG akan terus bergerak memperkuat kerja-kerja partai di tengah masyarakat.
"Ini menjadi momentum semangat seluruh kader Partai Golkar untuk terus berbuat. Di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia, kita ingin meningkatkan jumlah kursi di DPR. Jadi, hasil survei ini menjadi motivasi kita semua dan insyaallah kita akan terus bergerak," pungkasnya.
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dirilis Sabtu (24/10/2026) mencatat elektabilitas Partai Golkar sebesar 10,7%, menempati posisi ketiga setelah Partai Gerindra dengan 23,1% dan PDIP sebesar 11,6%. Survei tersebut dilakukan pada 12–21 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dan margin of error sekitar 2,9 persen.
Hasil serupa juga terlihat dalam survei Voxpol Center yang dirilis Kamis (22/10/2026). Golkar kembali menempati posisi ketiga dengan elektabilitas 11,7%, di bawah Gerindra sebesar 21,1%, dan PDIP dengan 16,1%.
