Survei SMRC: Elektabilitas Ridwan Kamil Tembus 50% di Pilkada Jabar 2024
JAKARTA, investortrust.id - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas bakal calon gubernur (cagub) Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024. Hasilnya, elektabilitas mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil masih berada di puncak. Bahkan elektabilitas Ridwan Kamil menembus angka 50%.
Berdasarkan simulasi semi terbuka dengan banyak nama, Ridwan Kamil dipilih oleh 50,6%. Kemudian, terdapat nama mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi dengan elektabilitas 25,1% dan mantan Wagub Jabar Deddy Mizwar (3,7%). Mantan Wagub Jabar lainnya, Dede Yusuf dipilih oleh 2,7%, mantan Wali Kota Bogor Bima Arya) (2, 2%), artis Desy Ratnasari (2,1%). Nama-nama lainnya masih bawah 2%.
Baca Juga
Golkar Tak Khawatir Sandiaga Uno Saingi Ridwan Kamil di Pilkada Jabar
"Ridwan Kamil berpeluang paling besar untuk menang" kata Direktur SMRC Deni Irvani dalam rilis hasil survei SMRC secara daring, Sabtu (13/7/2024).
Ridwan Kamil juga tetap perkasa dalam simulasi tiga calon yang mewakili tiga partai terbesar di Jawa Barat. Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu mendapat dukungan sebesar 55,8%, kemudian Dedi Mulyadi yang merupakan politikus Partai Gerindra meraih 35,5%. Selanjutnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu meraih 4,3%.
Bahkan, elektabilitas Ridwan Kamil menembus 60,8% jika head to head dengan Dedi Mulyadi yang meraih 34,5%. Deni Irvani mengatakan, elektabilitas para bakal cagub Jabar relatif stabil dalam dua bulan terakhir atau perubahannya masih berada di ambang margin of error sebesar 4,6%.
"Ridwan Kamil tetap unggul jauh di atas tokoh-tokoh lainnya," katanya.
Baca Juga
Dibanding Ridwan Kamil, PKB Pertimbangkan Usung Sandiaga Uno di Pilkada Jabar
Meski demikian, Deni Irvani menekankan perilaku pemilih diperkirakan masih akan dinamis karena waktu pelaksanaan Pilkada Jabar 2024 masih cukup lama. Dengan demikian, elektabilitas setiap calon masih bisa berubah tergantung intensitas dan efektivitas sosialisasi yang dilakukan masing-masing calon hingga hari pemungutan pada 27 November 2024.
Survei ini dilakukan SMRC Pada 9 Juni hingga 1 Juli 2024 terhadap 11.070 responden seluruh Jawa Barat. Sampel dipilih dengan metode stratified multistage random sampling. Toleransi kesalahan atau margin of error survei diperkirakan ±1,2% pada tingkat kepercayaan 95% dengan asumsi stratified random sampling.

