Survei Voxpol: CKG dan MBG Jadi Program Prioritas Prabowo Paling Bermanfaat
JAKARTA, investortrust.id - Hasil survei Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan program cek kesehatan gratis (CKG) dan makan bergizi gratis (MBG) menempati posisi teratas sebagai program prioritas pemerintahan Prabowo dan Gibran yang paling banyak didukung dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Program CKG mencatat tingkat persetujuan publik tertinggi hingga 93,7% dengan persentase kebermanfaatan mencapai 92,9%. Sedangkan program MBG, mengantongi tingkat kebermanfaatan publik sebesar 66,9% dan persetujuan sebesar 61,1%.
Baca Juga
"Ternyata 61,1% setuju dengan progam Makan Bergizi Gratis," kata CEO sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi, dalam rilis hasil survei "Evaluasi 2 Tahun Kinerja Pemerintah, Program Prioritas dan Isu Aktual" melalui kanal Youtube Voxpol Center Official, Kamis (22/10/2026).
Selain sektor kesehatan dan pangan, hasil survei mencatat program unggulan lain, seperti sekolah gratis SD hingga kuliah memperoleh persetujuan publik sebesar 95,1%, program minyak goreng subsidi (Minyakita) sebesar 92,8%, serta program magang nasional (PMN) sebesar 86,9%.
Namun, Syarwi memerinci sejumlah catatan evaluatif dari masyarakat terkait eksekusi program di lapangan, khususnya pada pelaksanaan MBG.
Hasil survei mencatat, sebanyak 38,8% responden memberikan penilaian buruk/sangat buruk terhadap kinerja pelaksanaan program MBG, dan 45,2% responden menilai penyalurannya masih belum tepat sasaran.
Voxpol menemukan, mayoritas publik tetap menginginkan program MBG untuk terus berjalan. Sebanyak 42,5% responden mendorong agar program dilanjutkan dengan perbaikan, 26,5% meminta dilanjutkan tanpa perubahan, sementara 31% responden menginginkan program tersebut dihentikan.
Baca Juga
Dua Tahun Gerak Nyata, CKG Deteksi Risiko Kesehatan 105 Juta Orang dan Dorong Pola Hidup Sehat
Survei nasional ini dilakukan Voxpol Center pada periode 3-12 Oktober 2026 dengan melibatkan sebanyak 1.200 responden di 38 provinsi. Survei menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka berbasis aplikasi Android (i-voxpol), dengan margin of error sekitar 2,83% pada tingkat kepercayaan 95%.
