Survei Voxpol: 63,1% Masyarakat Percaya dengan Pemerintahan Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Survei yang dilakukan Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan sebanyak 63,1% masyarakat percaya dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Angka tersebut terdiri dari responden yang menyatakan sangat percaya sebesar 6,7% dan percaya sebesar 56,4%. Sementara, kelompok masyarakat yang menyatakan kurang percaya berada di angka 29,3% dan sangat tidak percaya sebesar 6,4%.
"Tingkat kepercayaan responden terhadap pemerintahan Prabowo Gibran tergolong kuat, mencapai 63,1%, sementara 35 (persen) menyatakan kurang atau tidak percaya," kata CEO sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi, dalam rilis hasil survei "Evaluasi 2 Tahun Kinerja Pemerintah, Program Prioritas dan Isu Aktual" melalui kanal Youtube Voxpol Center Official, Kamis (22/10/2026).
Baca Juga
Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Jadi Menteri Terbaik di Kabinet
Syarwi menerangkan, apresiasi tertinggi publik terhadap kinerja pemerintah terkonsentrasi pada sektor-sektor pelayanan publik dasar dan stabilitas nasional.
Voxpol mencatat, sektor sosial dan budaya menempati urutan teratas kepuasan publik dengan persentase 75,4%, disusul sektor pertahanan dan keamanan sebesar 71,8%, serta sektor kesehatan sebesar 70,7%. Selain itu, sektor infrastruktur dan layanan dasar juga memperoleh penilaian positif sebesar 59,6%.
Meski demikian, Syarwi menggarisbawahi hadirnya sejumlah catatan dari masyarakat, terutama pada sektor perekonomian dan kesejahteraan rakyat. Sektor ekonomi mencatatkan tingkat ketidakpuasan tertinggi dibandingkan sektor lainnya, di mana 51,6% responden menyatakan tidak puas dan hanya 47,7% yang mengaku puas terhadap kinerja pemerintah di bidang ekonomi.
Baca Juga
Survei Poltracking: MBG Jadi Program Prabowo Paling Banyak Dirasakan Manfaatnya
Berdasarkan temuan Voxpol Center, indikator utama yang memicu ketidakpuasan publik di sektor ekonomi mencakup persoalan stabilitas nilai tukar rupiah sebesar 56,4%, kondisi ekonomi nasional secara umum sebesar 55,0%, pengendalian harga kebutuhan pokok sebesar 54,1%, serta penciptaan dan penyediaan lapangan kerja baru sebesar 54,2%.
Survei nasional ini dilakukan Voxpol Center pada periode 3-12 Oktober 2026 dengan melibatkan sebanyak 1.200 responden di 38 provinsi. Survei menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka berbasis aplikasi Android (i-voxpol), dengan margin of error sekitar 2,83% pada tingkat kepercayaan 95%. (M-4)
