Survei Poltracking: 55,3% Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintahan Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Hasil survei yang dilakukan Poltracking Indonesia menunjukkan sebanyak 55,3% masyarakat puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Sementara itu, sebanyak 40,9% responden tidak puas dan 3,8% sisanya menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
"Tingkat kepuasan kepada pemerintah Prabowo-Gibran pada periode 30 September sampai 7 Oktober yang puas adalah 55,3%," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam rilis hasil survei "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" melalui kanal Youtube Poltracking Indonesia, Senin (19/10/2026).
Baca Juga
Hasil Survei PPI: Kepuasan Publik atas Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo di Atas 65%
Hanta Yuda mengatakan, secara tren, approval rating atau tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran mengalami stagnasi dibandingkan survei pada Agustus 2026 dengan angka 55,1%. Dengan angka tersebut, Hanta Yuda mengatakan, pemerintah perlu mencari terobosan untuk meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat tersebut.
"Kesimpulannya adalah stabil, tidak mengalami kenaikan tetapi juga tidak turun. Jadi dalam bahasa yang lebih optimis, pemerintah berhasil mempertahankan stabilitas tingkat kepuasan. Tapi dengan diksi yang lebih berhati-hati buat pemerintah adalah ini stagnan. Artinya perlu dicari terobosan untuk meningkatkan tingkat kepuasan ini," katanya.
Hanta Yuda mengatakan, dari 55,3% yang puas dengan kinerja pemerintah, sebamyak 16,5% responden menilai bantuan pemerintah tepat sasaran. Selain itu, sebanyak 15% mengaku puas dengan kinerja pemerintah karena adanya program makan bergizi gratis (MBG).
Sementara ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah disebabkan ekonomi belum stabil dengan 18,9% responden, harga kebutuhan pokok mahal 15,4%, dan bantuan tidak tepat sasaran 14,3%.
"Ini menjadi catatan kritis tentunya bagaimana untuk memperbaiki supaya yang belum puas menjadi puas. Alasannya tiga hal ini," katanya.
Sementara itu, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 64,8%. Sedangkan 32,1% publik mengatakan tidak percaya. Angka ini relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kepuasan publik.
Baca Juga
Tingkat Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Turun Jadi 55,1%, Poltracking Beri 5 Rekomendasi
Hanta Yuda mengatakan, keyakinan masyarakat terhadap pemerintah masih lebih tinggi daripada evaluasi terhadap hasil kinerjanya. Tantangan pemerintah adalah bagaimana kepercayaan tersebut dapat diikuti oleh peningkatan kepuasan melalui hasil kebijakan yang semakin dirasakan masyarakat.
"Angka ini adalah modal penting bagi pemerintahan ee menjadi untuk memperbaiki, meningkatkan ee tingkat kepuasan. Karena kalau kepercayaan itu rendah, itu jauh lebih berbahata ketimbang kepuasan karena kepercayaan ini menjadi modal bagi efektivitas jalannya sebuah pemerintahan," katanya.
Survei ini dilakukan Poltracking pada periode 30 September sampai dengan 7 Oktober 2026 dengan melibatkan sebanyak 1.220 responden secara tatap muka. Survei menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
