BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Anak Usaha AALI Padamkan Karhutla di Lahan Warga dengan Helikopter
Poin Penting
|
KANDANGAN, investortrust.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan mengapresiasi langkah PT Subur Agro Makmur (SAM), anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), yang mengerahkan personel, peralatan darat, dan helikopter untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan milik warga.
Hingga pembaruan terakhir, helikopter perusahaan telah melakukan tiga kali pengeboman air (water bombing) di titik api di luar wilayah konsesi perusahaan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.
Kepala Pelaksana BPBD Hulu Sungai Selatan, Ika Agus menuturkan, dukungan perusahaan sangat membantu upaya pemadaman, terutama ketika cuaca panas dan kering serta keterbatasan sumber air menyulitkan tim gabungan menjangkau lokasi kebakaran.
“Dukungan darat dan helikopter water bombing ini sangat membantu tim gabungan mengendalikan karhutla di HSS,” ujar Agus dalam keterangan resmi, baru-baru ini.
Baca Juga
Asap Karhutla Meluas ke 17 Provinsi, 2.458 Penerbangan Terdampak
Menurut Agus, kebakaran di sejumlah titik semakin sulit ditangani karena akses menuju lokasi terbatas dan sumber air tidak memadai. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak, termasuk perusahaan perkebunan, dibutuhkan untuk mempercepat penanganan dan mencegah api meluas.
Dia menjelaskan, perusahaan bertanggung jawab menangani kebakaran di dalam wilayah konsesinya. Namun, bantuan PT SAM untuk memadamkan api di lahan milik warga di luar konsesi juga berperan penting dalam mendukung penanganan bencana di daerah tersebut.
Saat ini, kata Ika Agus, Kabupaten Hulu Sungai Selatan berada dalam status Siaga Darurat Karhutla. Status tersebut menuntut peningkatan kesiapsiagaan dan koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, masyarakat, serta pelaku usaha agar kebakaran dapat ditangani sejak dini.
Sebagai bagian dari dukungan tersebut, PT SAM mengerahkan helikopter Bell 505 Jet Ranger X untuk melakukan pemadaman dari udara. Hingga pembaruan terakhir, helikopter itu telah melakukan tiga kali pengeboman air di titik-titik api di luar konsesi, tepatnya di sekitar perimeter atau batas wilayah operasional perusahaan.
Manajemen PT SAM menyatakan, penggunaan helikopter membantu menjangkau lokasi kebakaran yang sulit diakses melalui jalur darat. Dukungan ini terutama diperlukan di kawasan semak belukar dan area yang memiliki keterbatasan sumber air permukaan, sehingga pemadaman dengan peralatan darat menghadapi kendala.
Baca Juga
Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Karhutla, 9 Korporasi Jadi Tersangka dan Cabut Izin 5 Perusahaan
“Operasi udara akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi jarak pandang atau visibility. Penanganan kebakaran di luar konsesi perusahaan menjadi salah satu prioritas dalam operasi tersebut,” jelas manajemen SAM.
Di lapangan, pemadaman dari udara didukung Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD) PT SAM bersama Masyarakat Peduli Api (MPA). Tim gabungan melakukan pemantauan sekaligus pemadaman langsung untuk membantu mengendalikan titik api.
BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan menyebutkan, keterlibatan PT SAM di luar wilayah konsesinya memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, pemda, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla. Kebakaran lahan dan kabut asap tidak hanya berdampak pada wilayah tempat api muncul, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan, merusak lingkungan, dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Melalui koordinasi lintas pihak, manajemen PT SAM berharap upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Hulu Sungai Selatan semakin efektif. Kecepatan respons, kesiapan personel, serta dukungan peralatan pemadaman menjadi faktor penting untuk menekan risiko kebakaran meluas dan mengurangi dampaknya bagi masyarakat.
