Pemerintah Siapkan Strategi Buka 3,49 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2027
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat komitmen pemerintah dalam menciptakan hingga 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa penyiapan tenaga kerja yang kompeten menjadi fokus utama pemerintah, yang diakselerasi melalui Program Pemagangan Nasional dan pelatihan vokasi. Langkah ini dirancang untuk mempererat hubungan antara dunia industri dengan pusat pelatihan kerja, sekaligus menekan angka ketidaksesuaian (mismatch) antara keahlian tenaga kerja dan kebutuhan pasar.
“kita tadi ada pemagangan, ada vokasi, bagaimana kita terus berusaha mendekatkan industri, dengan pelatihan pemagangan. Jadi, dalam bab penyiapan tenaga kerja, itulah dua besar yang kita lakukan,” ujar Yassierli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Baca Juga
HUT ke-81 RI, Kemnaker Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat
Guna mendukung penyiapan SDM secara holistik, Kemnaker berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek). Selain sektor pendidikan, pemerintah juga menaruh perhatian pada penguatan sektor padat karya serta kesiapan industri dalam menghadapi dinamika teknologi.
Yassierli tidak memungkiri hadirnya tantangan akibat pergeseran kebutuhan pasar dan percepatan teknologi. Kendati demikian, berbagai program prioritas sengaja dirancang secara praktis untuk menjawab tantangan tersebut.
“Dan kita tidak berbicara terkait dengan normatif. Makanya program pemerintah seperti pemagangan nasional, vokasi nasional, sebenarnya tujuan utamanya adalah untuk mengurangi mismatch tadi,” ungkap Yassierli.
Baca Juga
Kemnaker Gelar Seleksi Wawancara PVN Batch 3, Berlangsung hingga 15 Juli 2026
Target penciptaan 2,57 hingga 3,49 juta tenaga kerja ini sebelumnya dipaparkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI pada Kamis (27/8/2026). Target tersebut masuk dalam kerangka sasaran pembangunan berkualitas pada dokumen RAPBN 2027, di mana APBN difungsikan sebagai penggerak investasi dan aktivitas ekonomi nasional.
“Penciptaan lapangan kerja baru 2027 saya bacakan angkanya sebanyak 2,57–3,49 juta orang,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
