Biaya Sekolah Singapura Disebut Lebih Murah, Mendikdasmen: Tidak 'Apple to Apple'
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menilai perbandingan biaya pendidikan di Indonesia dengan Singapura tidak bisa dilakukan secara langsung. Menurutnya, kedua negara memiliki skala dan kompleksitas sistem pendidikan yang sangat berbeda.
Pernyataan itu disampaikan Abdul Mu’ti menanggapi pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian yang menyebut biaya menyekolahkan anak di Singapura lebih murah dibandingkan di Jakarta.
“Kalau membandingkan Indonesia dengan Singapura, ya, dengan segala hormat saya kira tidak apple to apple,” kata Abdul Mu’ti di kantor Kemenkomdigi, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga
Komisi X Minta Anggaran Pendidikan dan Makan Bergizi Gratis Dipisah Mulai 2027
Mu’ti mengatakan Indonesia memiliki tantangan jauh lebih besar dibandingkan Singapura. Hal itu terlihat dari jumlah sekolah dan peserta didik yang harus dikelola pemerintah.
“Sekolah kita itu 400.000 sekolah di Indonesia. Itu hampir sama dengan jumlah penduduk Brunei Darussalam. Muridnya 53 juta, jadi kompleksitas persoalannya memang sangat berbeda,” ujarnya.
Sebelumnya, Tito menceritakan pengalamannya saat menyekolahkan ketiga anaknya di Singapura. Menurutnya, digitalisasi layanan pendidikan membuat proses pendaftaran sekolah jauh lebih mudah dan efisien.
Sebagai warga negara asing, Tito hanya perlu memasukkan data anak-anaknya melalui portal Kementerian Pendidikan Singapura. Beberapa hari kemudian, pemerintah setempat langsung mengirimkan penempatan sekolah melalui surat elektronik.
Baca Juga
“Saya tidak perlu datang ke kantor, ke sekolah-sekolah satu-satu, mana yang buka, mana yang terima, mana yang tidak. Saya cukup masuk ke sistemnya,” kata Tito.
Tito juga menilai sistem tersebut berdampak pada efisiensi biaya pendidikan. Ia mengaku pengeluaran untuk sekolah anak di Singapura saat itu lebih rendah dibandingkan ketika anak-anaknya bersekolah di Jakarta Selatan.
Menurut Tito, biaya sekolah di Singapura sekitar 100 dolar Singapura per bulan. Selain itu, lokasi sekolah yang dekat dengan tempat tinggal membuat anak-anaknya cukup berjalan kaki tanpa memerlukan biaya transportasi tambahan.
