DPD Usul Mendikdasmen Buat Prioritas Sekolah Penerima MBG
JAKARTA, Investortrust.id -- Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Agita Nurfianti mengusulkan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, untuk membuat skala prioritas sekolah penerima Program Makan Bergizi Grartis (MBG). Hal itu mengingat Program MBG membutuhkan dana yang tidak sedikit.
"Jadi, apakah tidak sebaiknya untuk dipilih atau diprioritaskan saja sekolah-sekolah mana yang lebih utama atau yang lebih membutuhkan untuk mendapatkan program MBG ini. Atau mungkin bisa juga dengan seperti penawaran kepada sekolah, apakah sekolah ini mau menerima program tersebut atau tidak," kata Agita dalam keterangan di Jakarta, dikutip Rabu (5/2/2025).
Membantu yang Kurang Mampu
Menurutnya, sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan Program MBG perlu mendapatkan prioritas utama. Sebab faktanya, ada sekolah yang belum mendapatkan Program MBG, sementara para siswanya banyak yang kurang mampu dan sangat terbantu dengan adanya program itu.
Di sisi lain, ada sekolah dengan para siswa yang tergolong mampu yang belum terlalu membutuhkan Program MBG, tapi sudah mendapatkan program tersebut.
Ia berharap ke depan program tersebut dapat dinikmati oleh para siswa yang benar-benar membutuhkan, sehingga program lebih tepat sasaran.
Menyikapi usulan tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan pada Rapat Kabinet Terbatas disampaikan bahwa Program MBG saat ini belum dapat dilaksanakan secara keseluruhan. Program baru bisa dilaksanakan secara keseluruhan pada September mendatang.
Ia mencontohkan sejumlah daerah seperti Jambi dan Bangka Belitung belum melaksanakan program MBG. Program MBG nantinya akan dilakukan secara bertahap.
Ia mencontohkan sejumlah daerah seperti Jambi dan Bangka Belitung belum melaksanakan program MBG. Program MBG nantinya akan dilakukan secara bertahap.
"Mudah-mudahan September semua sudah terjangkau dengan Program Makan Bergizi Gratis. Bahkan, waktu rapat Kabinet terbatas, Bapak Presiden Prabowo Subianto menginstuksikan kepada kepala Badan Gizi untuk bisa dipercepat, tidak harus menunggu sampai September," ujar Abdul Mu'ti.
Abdul Mu'ti mengatakan, pemerintah juga telah merancang Program Makan Bergizi Grartis yang terintegrasi dengan program kesehatan. Ini termasuk misalnya penyiapan sanitasi seperti tempat cuci tangan.
"Karena, itu memang prioritas program yang diberikan oleh Bapak Presiden. Mudah-mudahan ini dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya," ujarnya. (C-14)

