Komisi IX DPR RI Beri Ruang BGN Selesaikan Masalah, Penyesuaian Anggaran MBG Bakal Dilakukan Paralel
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini masih menggunakan alokasi anggaran sebelumnya sebesar Rp 270 triliun dan belum mengalami perubahan. Meski demikian, penyesuaian anggaran dipastikan akan tetap dilakukan secara berjalan (paralel) sesuai ketetapan dari Menteri Keuangan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago saat dikonfirmasi mengenai penetapan anggaran program MBG di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
"Nah kalau anggaran sih masih di tahun berikutnya ya. Tahun kemarin masih pakai anggaran tahun kemarin besarannya, masih di 270 (triliun) ya, 270 ya. Belum ada penyesuaian. Akan ada penyesuaian sih secara secara paralel," ujar Irma.
Baca Juga
Kepala BGN Larang Dapur SPPG Pakai Bahan Pangan Bersubsidi untuk MBG
Irma menjelaskan bahwa Komisi IX DPR RI saat ini memilih memberikan ruang dan fleksibilitas kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menggunakan alokasi anggaran yang ada terlebih dahulu. Langkah ini diambil mengingat masih banyaknya dinamika dan permasalahan di lapangan yang perlu diselesaikan oleh lembaga tersebut.
"Karena memang kemarin masih banyak masalah yang harus diselesaikan oleh BGN, maka kami Komisi IX memberikan ruang kepada mereka untuk menggunakan anggaran yang ada sekarang," ujar Irma.
Ia menambahkan bahwa anggaran awal yang digunakan masih mengacu pada alokasi sebelumnya sebesar Rp 270 triliun. Penyesuaian nilai anggaran MBG nantinya akan dilakukan secara bertahap seiring berjalannya program dan instruksi resmi dari Kementerian Keuangan.
"Tapi akan ada penyesuaian-penyesuaian sesuai yang akan diberikan oleh Menteri Keuangan," tutur Irma.
Baca Juga
Sudaryono Pecat 261 Pegawai BGN, Ada yang Terima Suap hingga Terseret Judol
Sebelumnya diberitakan, Badan Gizi Nasional (BGN) menerima pagu indikatif anggaran sebesar Rp 270,20 triliun pada 2027. Hal ini disampaikan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dalam rapat tertutup di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Anggaran sebesar Rp 270,20 triliun tersebut akan dipakai untuk mengakomodir Makan Bergizi Gratis bagi 81,5 juta penerima pada 2027.
"Saya menyampaikan bahwa itu proses yang biasa ya, menurut surat dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Bappenas, untuk 2027 sebenarnya kami mendapat alokasi pagu itu Rp 270.201.499.678 itu untuk penerima manfaat 81,5 juta itu 2027," jelas Agustina.
Lebih lanjut, Agustina menegaskan bahwa angka tersebut belum final. Pasalnya, BGN akan menyisir ulang anggaran tersebut agar lebih tepat sasaran.
